Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE)

Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE)

Ruang perawatan penuh, penolakan pasien dan lambatnya pelayanan awal di IGD menjadi permasalahan yang dirasakan dari sistem rujukan. maka perlu solusi percepatan layanan berbasis digital. Dan sistem rujukan terintegrasi (SISRUTE) merupakan salah satu solusi dalam percepatan pelayanan rujukan di RS.

Sistem rujukan terintegrasi (SISRUTE) merupakan teknologi informasi berbasis internet yang dapat menghubungkan data pasien dari tingkat layanan lebih rendah ke tingkat layanan lebih tinggi atau sederajat (horizontal maupun vertikal) dengan tujuan mempermudah dan mempercepat proses rujukan pasien.

SISRUTE sudah terimplementasi lebih dari 2000 layanan kesehatan atau lebih dari 30 kabupaten kota.

Tujuan SISRUTE adalah

  1. Terintegrasinya sistem informasi rujukan pasien seluruh RS Regional, RS Kelas B dan RS Kelas Khusus
  2. Terwujudnya percepatan pelayanan rujukan di RS
  3. Terbitnya regulasi dari kementerian kesehatan RI terkait rujukan di Era Digital

Sedangkan manfaat SISRUTE adalah

  1. Peningkatan mutu layanan dengan sistem informasi rujukan terintegrasi
  2. Peningkatan mutu layanan RS perujuk dengan informasi dan koordinasi untuk pelayanan lanjutan pasien yang berdampak pada kepuasan pasien
  3. Sistem informasi rujukan terintegrasi sebagai acuan untuk pelaksanaan rujukan di RS secara nasional

Aplikasi SISRUTE ini dapat menunjang rujukan pelayanan kesehatan diantaranya

  1. Informasi rujukan terkait kejelasan pasien diterima
  2. Informasi data medik pasien untuk memudahkan tindakan selanjutnya
  3. Keselamatan pasien dapat lebih ditingkatkan
  4. Konsultasi rujukan dapat membantu penanganan pasien lebih terarah
  5. Visualisasi pasien antara IGD, IGD ke ambulance dan IGD ke DPJP dapat membantu penanganan sesuai kondisi pasien

Pengembangan sistem rujukan terintegrasi (SISRUTE) ini perlu dilakukan secara bertahap untuk memudahkan RS/Puskesmas/Fasilitas kesehatan lainnya dalam melakukan rujukan

Benefit menggunakan SISRUTE bagi rumah sakit adalah

  1. Informasi medis pasien secara cepat dan lengkap dapat diketahui sebelum pasien datang
  2. Perujuk bisa mengetahui tujuan RS sesuai kebutuhan pasien
  3. Perujuk bisa dapat kepastian terhadap pasien yang akan dirujuk
  4. Perencanaan alat medis
  5. Perencanaan SDM
  6. Perencanaan Pengembangan RS
  7. Tracking ambulane sebagai monitoring pasien yang akan datang
  8. Tracking ambulance sebagai bahan monitoring posisi ambulance
  9. History tracking ambulance sebagai data dasar klaim ambulance

Harapan dengan adanya SISRUTE adalah

  1. Kepala dinas kesehatan provinsi, kabupaten dan kota menjadi “leader” dalam pelaksanaan SISRUTE di daerahnya masing-masing
  2. Rumah sakit rujukan Nasional membantu melakukan sosialisasi sisrute agar cepat berkembang
  3. Diharapkan proses rujukan dapat berlangsung dengan baik dan lancar sehingga pasien dapat dilayani dengan baik
  4. Penolakan pasien dapat diminimalkan dengan melakukan koordinasi dan komunikasi antara rumah sakit (RS Perujuk dan RS penerima rujukan)
  5. Diharapkan dengan SISRUTE yang berjalan optimal akan tercipta keselamatan pasien dan menjadi salah satu solusi peningkatan akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan transparan
  6. Adanya kejelasan perawatan pasien dari RS perujuk ke RS Rujukan

Sumber : www.kebijakankesehatanindonesia.net

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*