Belajar dari Usaha yang Berhasil di Masa Covid 19

Belajar dari Usaha yang Berhasil di Masa Covid 19

Perubahan era memang sungguh terjadi, selama WFH sangat banyak kesempatan untuk terlibat sekaligus mengamati berbagai aneka usaha pemula, UKM & Perusahaan Mapan yang berjuang menemukan bentuk barunya dari hasil eksplorasi yang luar biasa dalam kurun waktu tiga hingga empat bulan masa covid 19 ini.

Dari sekitar 20 usaha muda, startup dan UKM yang diamati, memang banyak usaha yang bergelimpangan, 75 % diantaranya memang mengalami kondisi kesulitan dari moderat hingga sangat sulit. Namun, 20 % nya justru berhasil melompat mendapatkan cara baru yang tampaknya akan jadi standar baru bagi bisnis mereka ke masa depan.

Usaha-usaha yang berhasil melalui proses sulit ini pada umumnya adalah usaha-usaha yang proses agilitas yang cukup mumpuni yang sudah cukup lama mereka siapkan atau pelajari sebelumnya. Sisanya belum atau sedang menuju kesana, karena mau tidak mau usaha kedepan memang penting beradaptasi.

Ada yang menarik sesungguhnya dari golongan 20 % ini yang berhasil melewati masa sulitnya, 70 % diantaranya ternyata melakukan pivot model bisnisnya & kemudian menemukan inovasinya adalah usaha-usaha yang memiliki purpose pivoting! Usaha-usaha memiliki purpose memiliki kemampuan & energi yang terlihat membuncah jika disandingkan dengan usaha-usaha berorientasi tunggal “making profit”. Hal ini sesungguhnya sejalan dari prinsip kepemimpinan Agile dimana mindset shift dalam sebuah transformasi organisasi salah satunya adalah perubahan dari profit ke purpose.

Organisasi dengan purpose, memang memiliki tantangan berikutnya untuk menerjemahkan teknis kegiatannya. Misal memahami (1) pergeseran dari hirarki ke berjejaring, (2) kontrol ke memberdayakan, (3) merencanakan ke eksperimen (4) membangun iklim transparan. Jika sebuah organisasi mengemukakan menjadi purpose oriented, akan lebih mudah menggali lagi perubahan aspek lainnya agar lebih menjadi lebih tangkas dan adaptif.

Jadi tak heran jika usaha berbasis purpose justru memiliki keberlimpahan energi dalam transformasinya kala yang basis profit begitu terkuras energinya meski hanya untuk bertahan sekalipun. New normal, tak ada lagi alasan tidak beradaptasi, esok berubah selamanya.

Sumber : Dwi Indra Purnomo

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*