Prinsip Menjadi Milioner

Prinsip Menjadi Milioner

Buku Secrets of the Millionaire Mind pernah menjadi best seller di NewYork Time. Peulis buku ini adalah T.Hart Eker. Buku ini keren karena membahas prinsip-prinsip menjadi milioner. T.Hart Eker menjabarkan banyak prinsip. Ada 10 prinsip menjadi milioner namun kita hanya akan mengulas 3 prinsip saja yang membedakan seorang milioner dengan orang yang biasa-biasa saja. Tiga prinsip ini harus kamu rajut dalam sekujur jiwa kamu supaya kelak kamu menjadi orang yang makmur.

Pertama, mentalitas milioner berfokus pada solusi. Sementara mentalitas miskin berfokus pada masalah. Dan ini sering terjadi. Contohnya ada orang ingin berbisnis namun tidak memiliki modal. Pertanyaan ini lazim dijumpai namun ucapan seperti ini sudah menunjukkan bahwa ia tidak memiliki bakat untuk menjadi seorang entreprenuer atau milioner. Kenapa? karena hanya berfokus pada kesulitan. Padahal bila kita mendayagunakan kemampuan kecerdasan dan kreatifitas kita, banyak bisnis yang bisa dimulai tanpa dengan modal. Jadi kamu jangan under estimate dengan kemampuan kreativitas kamu. Ketika kamu ingin menjalankan impianmu, maka fokus pada solusi bukan pada masalah. Ada studi menarik bahwa ketika anda diskusi dengan orang, kurangi kata-kata “problem” karena menurut definisinya problem itu kesulitan. Sehingga secara implisit,kamu memiliki kesulitan. Bila kamu dihadapkan pada sebuah fakta maka bilang saja “situasi nya seperti ini dan solusi yang ingin saya sampaikan seperti ini”.

Kedua, Mentalitas milioner memiliki rencana hidup yang jelas. Sedangkan mentalitas miskin, hidupnya tidak memiliki arah, mengalir saja. Banyak orang mengatakan “biarlah hidup saya mengalir apa adanya”. Kalau mengalirnya ke samudra atlantik sih bagus tapi kalau mengalirnya ke selokan bagaimana ? maka milikilah rencana yang jelas misalnya dalam satu tahun kedepan saya ingin melakukan apa. Bila anda bekerja sebagai karyawan, anda memiliki cita-cita apa dalam tiga tahun. Harga rumah sudah naik 10 kali lipat. Bila anda mengalir saja maka anda akan tergilas. Desainlah hidup anda dan detailkan langkah-langkahnya. Makin detail makin bagus.

Ketiga, seorang mentalitas milioner selalu memiliki kemampuan untuk memanfaatkan waktu luang secara produktif. Sedangkan mentalitas miskin seringkali membuang-buang waktu produktif mereka. Contohnya dalam era digital, banyak orang terjebak dalam smartphone. Anda bisa berjam-jam menghabiskan waktu di depan smartphone anda dengan membaca berita online, Facebook yang tidak ada hubungannya dengan hidup anda. Sayangnya banyak orang terjebak dengan hal-hal seperti itu. Bila mentalitas milioner selalu sadar bahwa waktu luang harus digunakan dengan membuatnya semakin kaya dan produktif. Contohnya habiskan waktu luang dengan membaca buku atau belajar blogging atau belajar menulis.

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*