Pilih Jadi Orang baik atau Penyeru Kebaikan ?

Pilih Jadi Orang baik atau Penyeru Kebaikan ?

Sebuah pertanyaan sederhana. Ingin jadi orang baik atau ingin jadi penyeru kebaikan ? Kira-kira apa yang ada di pikiranmu jika terlintas kata “orang baik dan penyeru kebaikan”. Adakah perbedaan diantara keduanya ? Ternyata ada.

Apa bedanya orang baik (shalih) dan penyeru kebaikan (Mushlih) ? Orang baik biasanya dikatakan dengan istilah orang sholih. Orang ini adalah orang yang senantiasa melakukan kebaikan untuk dirinya saja, sedangkan Penyeru Kebaikan atau Muslih ialah orang yang senantiasa mengerjakan kebaikan untuk dirinya dan orang lain.

Selain itu, biasanya orang baik itu akan dicintai manusia, sementara penyeru kebaikan akan dimusuhi manusia. Kok bisa gitu ? Ternyata hal ini bisa kita lihat dari perjalanan hidup Rasulullah SAW. Rasulullah sebelum diutus, beliau dicintai oleh kaumnya karena beliau adalah orang baik. Namun ketika Alloh SWT mengutusnya sebagai penyeru kebaikan, kaumnya langsung memusuhinya dengan mengelarinya tukang sihir, pendusta bahkan orang gila.

Jawabannya karena penyeru kebaikan ‘menyikat’ batu besar nafsu angkara dan memperbaikinya dari kerusakan. Luqman berpesan kepada anaknya agar BERSABAR saat melakukan perbaikan karena akan menghadapi permusuhan. Satu penyeru kebaikan lebih dicintai Allah daripada ribuan orang baik. Karena melalui penyeru kebaikan itulah Allah jaga umat ini. Sedang orang baik hanya cukup menjaga dirinya sendiri. Alloh SWT berfirman “Dan tidaklah Tuhanmu membinasakan satu negeri dengan zalim padahal penduduknya adalah penyeru kebaikan”. Dari penjelasan diatas, kita dapat mengambil hikmahnya bahwa menjadi orang sholih saja tidak cukup bagi kita, sebab kita hidup di dunia ini tidak sendiri. Maka lihatlah kondisi sekitar Anda. Jadilah orang sholih yang menyeru kebaikan, jangan merasa puas hanya sebagai orang baik saja.

Program Spiritual Speaker Academy lahir dari niat ntuk menyerukan kebaikan. Sebagaimana di dalam sebuah hadist Rasulullah bersabda “Sesungguhnya Allah, para malaikatNya, penduduk langit dan bumi, sampai pun semut di sarangnya dan ikan di lautan, turut mendoakan kebaikan untuk orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia” (HR. At-Tirmidzi).

Program Spiritual Speaker Academy cocok bagi mereka yang mempunyai kebutuhan untuk menjadi penyeru kebaikan dengan pesan-pesan membekas dalam hati dan menjadi wasilah dalam perubahan bagi banyak orang.

“Spiritual Speaker Academy level Basic”

Mahir 6 Uslub spiritual speaking. Output pelatihan adalah peseta mampu menyampaikan pesan dakwah denan berbakai uslub dakwah (ta’lim, khutbah, kultum, dll). Lalu apa yang didapatkan bila mengikuti program ini ?

  1. Kenikmatan pahala. kenikmatan batin dan spiritual karena telah menjalankan perintah untuk syiar
  2. Menolong orang lain untuk berubah. Kepedulian anda di jalan syiar ini, semakin banyak orang yang terbantukan untuk makin dekat dengan Allah
  3. Ilmu public speaking spiritual. Belajar ilmu berbicara yang menyentuh hati, berbekas pada jiwa
  4. Lifetime learning. Tergabung dala jaringan dakwah SSA yang telah dibuatkan kurikulumnya agar ilmu-ilmu yang diperoleh dalam kelas dapat dipraktekkan dalam masyarakat yang tergabung dalam jaringan.
  5. Pengajar Nasional. Para pengajar yang tergabung dalam SSA adalah ustad nasional dan pendiri jaringan dakwah nasional

Siapa saja yang wajib ikut program ini ?

  1. Profesional
  2. Artis
  3. Business owner
  4. Leader
  5. Manager
  6. Sociopreneur
  7. Entrepreneur
  8. Siapapun yang ingin menjadi penyeru kebaikan di lingkungannya
loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*