Lean Hospital Menjamin RS bisa Kendali Mutu dan Kendali Biaya

Malam ini, saya menemukan satu netizen mutu. Setiap hari saya berusaha meluangkan waktu beberapa jam untuk mencari dan belajar tentang mutu. Salah satu caranya dengan baca tweet-tweet dari yang saya follow di twitter saya @ais_ph88. Dari twitter, saya menemukan netizen mutu sejati yaitu pemilik akun twitter @bpjspulse. Akun twitter tersebut dikelola atas inisiatif sendiri dari staf ahli direktur utama RS BUMN. Jadi dijamin ilmu yang beliau miliki dan sampaikan gak cuma isu. Ayo follow twitter @bpjspulse. Dijamin gak akan nyesel menjadi followers nya.

bpjs pulse
Follow : @bpjspulse

Ada yang menarik bagi saya dari tweet akun @bpjspulse. Sehingga saya akan mengutip kultwit yang disampaikan oleh akun twitter @bpjspulse.

Clinical pathways merupakan alat bantu kendali mutu. Sedangkan alat kendali biaya tidak bisa hanya clinical pathways saja. Harus redesign proses bisnis, perbaikan supply chain, perubahan bentuk kerjasama dengan farmasi. Jadi saat membuat clinical pathways, pada saat yang sama harusnya ada inisiatif dari manajemen RS untuk mendorong mengurangi pemborosan di RS.

Agar clinical pathways bermanfaat dan mampu dilaksanakan, setelah jadi form nya, Kemudian di diskusikan dari sisi efisiensi proses supaya tujuan untuk affordable excellence. Bukan cost cutting, tapi quality initiative to reduce waste. Agar layanan berbiaya rendah bukan murah.

Lean hospital adalah salah satu cara menjamin RS bisa kendali mutu dan biaya. Supplier makanan untuk government nursing home jepang melakukan Kaizen untuk memperbaiki kualitas dan presentasi makanan bagi lansia. Kaizen adalah perbaikan berkelanjutan dari inisiatif provider tanpa biaya untuk kualitas dan kepuasan pasien. Setelah melihat RS di jepang tentang contoh kaizen untuk kendali mutu kendali biaya, banyak hal fundamental yang mungkin berguna untuk rekan-rekan leader di RS. Leader di RS tidak hanya manajemen saja. Dokter, perawat, farmasi dan lain-lain adalah leader dalam menjalankan fungsinya masing-masing. Leader untuk pasien.

Promosi Kaizen untuk bangun SDM terbaik, problem solver yang akan hasilkan layanan berkualitas terbaik (kendali mutu). Kendali mutu & hilangkan pemborosan sebagai fokus utama. Kendali biaya sama dengan “happy side effect” bagi RS. Cost saving bukan cost cutting.

Kaizen sama dengan perbaikan berkelanjutan yang sangat fokus pada proses spesifik hasilkan perubahan cepat berdampak positif. Kaizen utamakan penggunaan kreativitas BUKAN uang atau sumber daya. Untuk selesaikan masalah-masalah kecil. Tujuan kaizen adalah cari cara efisiensi yang bisa hasilkan layanan berkualitas tertinggi dengan biaya lebih rendah.

KAIZEN2

Dari penjelasan diatas menarik bagi saya terutama tentang kaizen dan mengurangi pemborosan di RS. Saya akan mencoba memperdalam terkait kaizen ini. seperti pepatah tak kenal maka tak sayang. Dan saya pun ingin mencoba menggali dari teman-teman saya yang praktisi di RS tentang pemborosan di RS. Apa saja sih pemborosan yang dilakukan RS. Ikuti tulisan saya selanjutnya. Terimakasih.

loading...
Share

1 Comment

1 Trackback / Pingback

  1. [BLOCKED BY STBV] Lean Hospital Menjamin RS bisa Kendali Mutu dan Kendali Biaya | Laskar Mutu Kesehatan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*