Health Tourism dan Tantangan untuk India

Health Tourism dan Tantangan untuk India

Health tourism secara sederhana dapat diartikan sebagai sebuah proses perjalanan melewati batas Negara menuju sebuah tujuan spesifik dengan tujuan untuk memperoleh beberapa prosedur medis. Tuntutan wisatawan asing meningkat untuk perawatan kesehatan. Banyak institusi perawatan kesehatan berusaha keras untuk memenuhi standar kualitas dan memenuhi tuntutan yang berkembang dalam industri health tourism. India telah menetapkan sebuah standart baru dari perawatan kesehatan dalam hal kualitas dari staff dan infrastruktur.

Harga yang harus dikeluarkan untuk perawatan medis di India hanya 1/5 dari biaya yang harus dikeluarkan di negara-negara Barat. Ini dapat terjadi sebab dokter di Amerika membayar asuransi untuk malpraktik sebesar 100.000 US Dolar, sementara dokter di Negara lain hanya harus membayar kurang dari 4.000 US Dolar setiap tahunnya. Perbedaan pengeluaran asuransi dokter ini membuat pasien dapat menikmati pengobatan sekaligus berlibur di negara eksotis, serta menjalani perawatan di resor bintang 4 atau bintang 5. Seluruh prosedur ini dapat dijalani secara anonim, tanpa prosedur yang berbelit. Pasien dapat kembali dengan sehat ke negara asal dengan pengeluaran yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan tindakan medis yang dilakukan di dalam negeri.

Di India, tidak ada waktu tunggu untuk tindakan operasi. India menerima pasien dari lebih 50 negara di seluruh dunia. Alasan dari kedatangan pasien ini adalah : 1) biaya tindakan medis di India relatif sangat rendah dibandingkan dengan biaya di negara barat. 2) tersedianya banyak tenaga dokter yang berkualitas. 3) dokter yang telah berpengalaman kembali ke India dan membuka rumah sakit di India.

Health tourism menguntungkan pemerintah (dengan stimulasi dari ekonomi dan pengembangan fasilitas kelas dunia), rumah sakit (pendapatan tinggi dari pasien luar negeri, jaminan kembali pada investasi), para dokter (riwayat yang berkualitas tinggi, pendapatan personal yang meningkatkan keahlian), wirausahawan (menciptakan sebuah pasar baru atau industri) dan pasien (akses pada layanan yang berkualitas, kemampuan, akses dan pengurangan waktu menunggu).

Pasien lebih memilih melakukan perjalanan ke tempat lain daripada negara mereka sendiri dimana memakan biaya murah, kualitas dari perawatan adalah standar internasional dan dimana ada paket layanan yang menyediakan liburan wisata terbaik yang memenuhi kebutuhan kesehatan mereka dan waktu untuk pemulihan juga.

health tourism pada sisi yang berbeda mempunyai banyak tantangan untuk pasien sebagaimana juga untuk negara tuan rumah. Tantangan utamanya adalah kurangnya asuransi untuk menutupi pasien luar negeri dan pengeluaran biaya tambahan yang harus ditanggung oleh pasien luar negeri. Terkadang, tindakan lanjutan pada beberapa pasien yang mempunyai kebutuhan beragam harus diselesaikan oleh dokter dalam negara asal pasien yang dibutuhkan untuk menghadiri efek samping dan perawatan darurat jika ada.

Dibawah ini adalah beberapa permasalahan dari health tourism yang perlu diperhatikan di India:

  1. Kepentingan pasien lokal terpinggirkan, sehingga permasalahan keadilan menjadi semakin besar. Hal ini diakibatkan oleh praktek health tourism .
  2. Meledaknya health tourism di India telah memberikan dampak yang besar bagi perekonomian India. Namum system dan aturan masih perlu diperketat, untuk menghindari kejadian infeksi di rumah sakit dan menghindari berbagai kebingungan medis.
  3. Laporan mengenai super bug yang diberi nama NDM 1 (New Delhi Metallo 1) dapat membawa dampak buruk, sehingga harus segera diperhatikan.
  4. Riset mengungkapkan bahwa kondisi dan harapan pasien tidak diperhatikan dalam porsi yang besar untuk menyusun desain benchmarking di banyak situasi ekonomi.
  5. Model bisnis berbasis kesehatan perlu diusulkan, untuk memaksimalkan keuntungan dari health tourism di India. Hal ini membutuhkan upaya terintegrasi dari seluruh pihak terkait.

Dari analisis oleh Tourism Industry Review, model bisnis berbasis kesehatan diusulkan sebagai alternative untuk mengektifkan promosi health tourism di India. Hal ini diharapkan dapat mengatasi berbagai permasalahan dan tantangan. Model ini melibatkan seluruh pihak yang memberikan pengaruh terhadap industry pariwisata kesehatan. Kerjasama dan koordinasi yang efektif dari pihak-pihak ini dapat meningkatkan mutu pelayanan. Sehingga akan mengarah pada pertumbuhan health tourism India yang berkelanjutan.

Sumber : CHRISTY SOLOMON*; DR. ACHARYULU G.V.R.K **

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*