Al Khaliq. Alloh Maha Pencipta

Sebelum Alloh menciptakan manusia, Alloh menciptakan makhluk-makhluk yang manusia butuhkan dalam kehidupan seperti lautan beserta isinya, buah-buahan, sayur-sayuran yang kita butuhkan. Seakan-akan Alloh ingin mengatakan bahwa “Aku sengaja menciptakan apa yang engkau butuhkan sebelum kehadiranmu agar ketika engkau Aku ciptakan, Aku sambut engkau dengan mahluk-makhlukKu yang mampu memenuhi kebutuhanmu”. Ketika Alloh menciptakan makhlukNya, Alloh menciptakan makhlukNya dengan cara yang beraneka ragam. Alloh menciptakan makhlukNya tanpa melalui laki-laki dan perempuan. Adam diciptakan tanpa laki-laki dan perempuan. Alloh juga mampu menciptakan makhlukNya dari laki-laki saja yaitu hawa. Alloh juga mampu menciptakan manusia saja dari perempuan tanpa laki-laki yaitu Nabi Isa AS. Dan Alloh menciptakan mayoritas manusia dari laki-laki dan perempuan.

Keanekaragaman itu dalam cara menciptakan makhlukNya, Alloh ingin mengajarkan kepada kita bahwa kekuasaanKu mutlak. KemampuanKu dalam menciptakan adalah mutlak. KukuasaanKu antara Kuf dan Yun, Kun Fayakun. Jika kekuasaanKu untuk menciptakan mengatakan Kun Fayakun maka pastilah Aku bisa melenyapkan dengan satu kata, Lenyap maka lenyaplah.

Dalam hadits Qudsi “tidak ada satu hari pun kecuali laut berdoa kepada Alloh, Yaa Alloh izinkan Aku untuk menenggelamkan manusia. Mereka memakan rezeki dariMu tapi menyembah selain Engkau”. Langitpun berdoa kepada Alloh, Yaa Alloh izinkan aku untuk meruntuhkan sesuatu kepada manusia. Mereka memakan rezeki dari Engkau tetapi mereka menyembah selain Engkau. Bumi pun berdoa kepada Alloh, Yaa Alloh izinkan aku menelan manusia, mereka memakan rezeki darimu tetapi menyembah selain Engkau”. Lihat apa yang dikata Sang Pencipta “Biarkan manusia seperti itu. Biarkan mereka. Jika kalian menciptakan manusia pasti kalian akan mencintai dan menyayangi manusia”.

Dalam Hadits Qudsi “Wahai manusia, Aku ciptakan engkau dari ketiadaan. Aku ciptakan untukmu pendengaran, penglihatan, akal dan hati. Aku melindungimu dengan menutupi aibmu. Sedangkan Engkau tidak takut kepadaKu. Aku mengingatmu sedangkan engkau melupakanKu. Aku malu kepadamu sedangkan engkau tidak malu kepadaKu. Wahai manusia, adakah Tuhan sedermawan dan sepemurah seperti Aku. Adakah yang mengetuk pintuKu lalu tidak Aku buka. Adakah sesuatu yang meminta kepadaKu lalu tidak Aku beri? Apakah Aku ini Tuhan yang pelit sehingga engkau pelit kepadaKu, wahai hambaKu”

“Aku telah menciptakan kalian dengan tanganKu. Dan aku memeliharamu dengan nikmat-nikmatKu sedangkan engkau durhaka dan bermaksiat kepadaKu”. Setiap kali Alloh menciptakan sesuatu, Alloh juga menciptakan tujuan dan peran dari sesuatu itu. Alam semesta diciptakan untuk siapa? Untuk mengabdi kepada manusia. Yang lebih rendah mengabdi kepada yang lebih tinggi. Adakah yang lebih tinggi dari manusia selain Alloh? Jika tidak ada, untuk siapakah manusia itu diciptakan? Sesungguhnya manusia itu diciptakan untuk mengabdi kepada Alloh.

Sumber : Ust. Jumharuddin, Lc. Asmaul Husna TV one “Al Khaliq”

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*