Perselisihan Saudara Kandung

Perselisihan Saudara Kandung
Perselisihan Saudara Kandung

Perselisihan saudara kandung ini telah terjadi setua umur manusia. Peristiwa pertama para putra nabi Adam, Qobil dan Habil. Selama ini beredar sebab perselisihan mereka karena masalah kecemburuan dalam proses perjodohan. Pada kenyataannya kita menelusuri riwayat yang sebenarnya. Tema perselisihan saudara kandung ini sangat mungkin dialami oleh orangtua kita, yang kemudia menyebabkan kerenggangan hubungan dengan keluarga besar. Atau justru kita sendiri yang mengalami, oleh berbagai sebab terjadi permasalahan dengan saudara kandung. Dan sangat mungkin sebagian dari kita saat menjadi orang tua, menghadapi anak-anak yang masih senang bertengkar satu sama lain.

Kisah para nabi pada umumnya berakhir dengan kaum yang diadzab, akan tetapi pada kisah nabi Yusuf kaumnya mendapat kejayaan berkat mengambil strategi Nabi Yusuf. Pula Nabi Yusuf mendapati mimpinya menjadi kenyataan, dimana beliau dapat memuliakan kedua orang tuanya dan saudara-saudara nya sadar dan tunduk padanya. Hikmah dari kisah Nabi Yaqub, sikap orang tua untuk mencegah  kecemburuan antar anak adalah

  1. Bersikap adil dalam ekspresi perhatian, perlindungan dan kasih sayang
  2. Menyimpan pengetahuan tentang harapan masa depan anak, contoh bahwa kelak Yusuf akan menjadi Nabi.
  3. Membuka peluang berkembangnya potensi dari setiap anak

Bagaimana saat konflik sedang terjadi ?

  1. Bersabar
  2. Tabayyun atas kenyataan
  3. Mendorong anak jujur
  4. Meminta pertolongan Alloh
  5. Tetap optimis

Bagaimana sikap orang tua pasca konflik ?

  1. Waspada
  2. Memaafkan
  3. Memohonkan ampunan
  4. Memberi nasehat

Pada akhir kisah Nabi Yusuf, seluruh keluarganya pun berkumpul kembali, diundang ke Istana, dan bersujud pada Nabi Yusuf sebagai bentuk penghormatan. Bersujud pada manusia saat itu masih diperbolehkan sampai zaman Nabi Isa. Seluruh peristiwa yang dialami Nabi Yusuf menjadi pengantar menuju takdir baik Nabi Yusuf yaitu menjadi Nabi dan penguasa di negeri Mesir.

Inilah diantara rahasia bahwa kisah Yusuf adalah kisah terbaik. Yakinlah bahwa balasan kebaikan adalah kebaikan. Dan kesabaran selalu berbuah indah sekalipun terasa berat pada saat menjalani prosesnya.

Bagaimana sikap seorang yang dibenci atau dicemburui saudara ?

  1. Bersabar menjalani prosesnya
  2. Membalas keburukan dengan kebaikan
  3. Memaparkan fakta pada saat yang tepat

Poin penting yang bisa kita ambil dari peringatan Nabi SAW diatas adalah hak seorang kakak adalah mendapatkan penghormatan adiknya dan kewajiban kakak terhadap adiknya adalah mencurahkan kasih sayang. Saling membantu dalam kesusahan dan saling mengingatkan tentang kebaikan. Memberikan support karena berasal dari ayah dan ibu yang sama. Hubungan kakak dan adik dalam Islam telah dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW. Tidaklah termasuk golonganku orang yang tidak menghormati yang lebih tua dan tidak menyayangi yang muda (HR. Imam Ahmad dan ath-Thabrani)

Jika engkau mengalami dalam hidupmu problem dengan saudara kandung, maka ingatlah hadits berikut ini. Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW pernah bertanya kepada para sahabat: “tahukah kalian, siapakah orang yang bangkrut itu?”. Para sahabat menjawab “menurut kami, orang yang bangkrut diantara kami adalah orang yang tidak memiliki uang dan harta kekayaan”. Rasulullah bersabda “Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka”.

Sibling rivalry didefinisikan sebagai suatu kompetisi antar saudara kandung, misalnya adik perempuan dengan kakak laki-laki, adik laki-laki dengan kakak perempuan, adik perempuan dengan kakak perempuan, adik laki-laki dengan kakak laki-laki. Satu hal menonjol dalam persaingan saudara yaitu unsur kompetisi yang mencakup perasaan ingin bersaing, tidak mau kalah dengan saudaranya, ingin mendapatkan apa yang didapat saudaranya dan perasaan cemburu.

Interaksi dengan saudara kandung merupakan interaksi yang sangat dasar sebelum anak berinteraksi dengan orang-orang di dunia luar. Interaksi tersebut dapat mempengaruhi perkembangan pribadi karena mereka akan mencoba berbagi, menyayangi, menghargai, memahami sudut pandang orang lain bahkan saling mendukung dalam berbagai hal.

Orang tua harus menganalisa interaksi antar anak dan antara anak dengan orang tua. sehingga hubungan harmonis tercipta. Satu hal yang perlu orang tua ketahui. Tidak ada hubungan kakak dan adik yang berjalan mulus. Setiap anggota keluarga pasti pernah mengalami konflik. Jadi, jangan terlalu khawatir apabila anak-anak sering bertengkar, memperebutkan sesuatu dan saling adu pendapat. Yang perlu Anda perhatiakan dan bangun adalah sikap mereka setelah berkonflik. Apakah mereka mampu introspeksi diri ? Apakah mereka berani mengakui kesalahan ? Apakah mereka berani meminta maaf dan memaafkan ? Apakah mereka bisa memanfaatkan konflik untuk memperbaiki diri ? Apakah mereka mampu menggunakan konflik untuk belajar mengatasi masalah ? Disinilah peran orang tua berlaku. Memanfaatkan konflik untuk membangun karakter anak-anak dan membina hubungan harmonis diantara mereka. Sehingga terbentuk kasih sayang saudara sekandung sepanjang hayat dunia akhirat karena Alloh.

Sumber : Bunda Ida. Madrasah Keluarga

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*