Poemtherapy pada Bibliotherapy

Hari minggu jadwalnya biblioterapi poemtherapy. Diantara berbagai sesi biblioterapi, jadwal hari minggu yang paling kurang saya suka. Karena harus membuat puisi / syair. Kata bunda Susan, hal yang terpenting dari sesi poemtherapy adalah belajar JUJUR pada hati, jiwa, raga dan pada akhirnya mengalir dengan nafasNya.

Malam ini, bunda Susan meminta kami untuk menyiapkan secarik kertas polos dan pulpen (bukan spidol/pensil). Kemudian kami diminta duduk relaks, tenang dan santai. Kami diminta mulai akses perasaan dan pikiran secara spontan. Kemudian tulis angka yang muncul pada kertas dan tulis kata yang mendukung angka tersebut. Bunda Susan meminta kami merasakan apa yang sedang dirasakan dan pikirkan apa yang sedang dipikirkan. Setelah selesai, Bunda Susan meminta kami membuat puisi/syair dengan menggunakan kata dan angka tersebut yang panjangnya maksimal 4 bait. Setiap baik terdiri dari 4 baris.

Kata bunda Susan “apapun RASA yang hadir, selama mengikatnya dengan bercermin dan pembingkaian ulang lewat kata dan angka, sejatinya itu bukanlah suatu KEBETULAN. Semua sudah ada POLAnya. Secara simbolik, Alloh SWT sudah mengajarkannya. Ini hanya sebagian kecil dari latihan membaca pesan illahiah yang terbungkus dengan media syair/puisi.

Sesi poemtherapy minggu lalu, bunda Susan meminta kami pergi ke dapur untuk mencicipi RASA garam, gula, asam/jeruk nipis, sambal, juga kopi. Bunda Susan menginstruksikan setiap kali mencoba 1 jenis RASA, minumlah air putih lalu tuliskan RASA lewat puisi/syair. Setiap RASA dibuat 2 bait. Tiap baitu ada 4 baris. Jadi ada 5 RASA puisi yang kami buat pada sesi minggu lalu. Lakukan secara spontan. Ekspresikan apapun yang muncul setelah meRASAi.

Sebenarnya kelas poemtherapy ini unik. Tapi saya memang tak pandai merangkai kata mengenai apa yang saya alami pada diri saya. Saya pernah sekali mencoba nya dan terasa berbeda. Menulis dengan mengungkapkan segala RASA memang jauh lebih ringan. Silakan teman-teman coba. Nanti akan saya tuliskan lagi instruksi bunda Susan di tiap sesi poemtherapy. Semoga bermanfaat.

Pages

Posts by category

My Templates

Ads

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*