Orang Baik itu Pasti Orang Benar

Orang Baik itu Pasti Orang Benar
Orang Baik itu Pasti Orang Benar

Berubah adalah keniscayaan hidup yang harus dijalani oleh semua yang hidup. Berubah yang diinginkan adalah berubah menjadi orang baik. Orang yang didalam kebaikannya bertemu kebenaran dan kemuliaan. Orang baik itu pasti orang benar. Benar, baik dan mulia tidak bisa dipisahkan. Baik akan hilang seiring dengan hilangnya benar dan mulia.

Surah An Nur ayat 51 “Hanya ucapan orang-orang mukmin, yang apabila mereka diajak kepada Alloh dan RasulNya agar Rasul memutuskan (perkara) diantara mereka, mereka berkata ‘kami mendengar, dan kami taat’. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung”. Dari surah ini menjelaskan bahwa kunci menjadi orang benar yaitu kesediaan mau mendengar. Orang yang menyediakan dirinya sebagai pendengar, dia mempunyai kesempatan untuk menjadi orang yang benar, mau mendengar nasehat, tausiyah, ilmu yang semuanya itu sumbernya al qur’an.

Untuk menjadi orang baik adalah dengan berlaku taat. Untuk menjadi orang mulia adalah menggenggam kemenangan. Jadikan al qur’an sebagai kebenaran hidupnya. Seseorang akan memegangi sesuatu sebagai benar bila ia sering mendengar. Orang sering mendengar maka apa yang sering ia dengar sebagai sesuatu yang benar. Orang yang mengamalkan al qur’an pasti orang baik.

Ahlul Khairi adalah orang yang telah menjadikan kebenaran Al qur’an sebagai perilaku hidupnya. Menjadi ahlul khairi adalah hak kehidupan semua orang. Menjadi orang baik adalah hak. Bukan kewajiban. Bukti ahli kebaikan adalah hak yaitu pada saat kita bisa melakukan amal kebaikan, kita merasakan bahagia atau susah? Kalau bahagia berarti itu hak. Alloh sudah memberikan kita hati. Makanan bagi perut yang lapar adalah hak. Hati itu ibarat perut, makanan ibarat kebaikan. Hati membutuhkan kebaikan. Inilah, ketika orang yang menggunakan hati ketika melakukan amal kebaikan, ia bahagia dalam melakukan kebaikan itu.

Jadi orang baik itu mudah atau sulit ? Tanpa kita sadari, kita tidak mengikuti hati tapi kita mengikuti hawa nafsu. Orang yang gagal menjadi orang baik adalah orang yang lebih senang mendengar suara nafsu daripada suara hati. Ia akan gagal menjadi orang baik bila ia tak mendengarkan hati. Serahkan hati pada kebaikan bila ingin menjadi orang baik.

Kenapa Alloh memberi kita hawa nafsu ? Semua yang Alloh ciptakan ada manfaatnya. Kebaikan pasti akan mencari dan mendatangi orang-orang yang mau menahan diri dari dorongan hawa nafsu. Hati merindukan kebaikan maka kita melakukan kebaikan dengan sepenuh hati. Jangan turuti apa kata nafsu.

Sumber : Ust. Syatori. 12 April 2019

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*