Ngaput Indonesia, UKM Konveksi dari Jatinangor

“Selain makan, manusia butuh identitas. Oleh karenanya, dia bernama dan berpakaian” Kata Aziz. Aziz adalah owner krisna antasena dari danus ngemil dan Ngaput Indonesia. Ngaput Indonesia menjadi salah satu UKM konveksi yang unik bila dibandingkan dengan konveksi yang lain. Unik dari segi model bisnisnya.

Nama Ngaput Indonesia merupakan jati diri Sunda. Ngaput dalam bahasa Sunda memiliki arti menjahit. Aziz memilih untuk berbisnis konveksi karena ia ingin menyajikan kenangan-kenangan kampus dalam bentuk pakaian. Saat ini, Ngaput indonesia baru berjalan 6 bulan dan sudah mempekerjakan 8 orang yang meliputi packaging 3 orang dan management 5 orang.

Kelebihan Ngaput Indonesia dibandingkan konveksi yang lain adalah Ngaput Indonesia memiliki alur pemberdayaan dari hulu sampai hilir. Di hulu, Aziz memberdayakan dan merangkul penjahit-penjahit yang memiliki kemampuan menjahit namun tidak memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensinya. Misalnya mereka yang bisa menjahit tapi sulit mencari pekerjaan yang pada akhirnya memutuskan menjadi buruh petani. Keadaan tersebut, Aziz temukan di beberapa daerah di Garut dan Tasik. Sehingga Aziz membawa mereka ke Jatinangor. Dalam satu minggu, mereka bisa membawa pulang 1,2-2 juta ke kampung halamannya.

Di tataran muara, Aziz memiliki project mencetak seseorang marketer-marketer baru yang memiliki softskill komunikasi yang bagus. Dan ini baru berjalan di tataran mahasiswa. Rencananya, Aziz akan bekerjasama dengan Paguyuban di UNPAD yang memiliki akses ke SMA-SMA. Harapannya merangkul teman-teman SMA yang ingin menjadi seorang marketer yang handal.

Ngaput Indonesia sudah memiliki 7 reseller aktif yaitu student ambasador aktif dengan omset setiap project bisa lebih dari 10 juta keatas.

Untuk tataran di hilir, Aziz berfokus pada adik-adik SD 1, 2 dan 3 di Cikeruh dengan ide seperti bidikmisi (mahasiswa berprestasi). Jadi Krisna Antasena mengadopsi program bidikmisi ke anak-anak SD melalui KJ 21 FIKOM UNPAD. Jadi 10 % dari profit per bulannya, Ngaput Indonesia memberikan sumbangsihnya yang disalurkan ke adik-adik SD 1,2,3 Cikeruh.

Bagi Aziz yang masih menjadi mahasiswa semester 5 di UNPAD ini, sudah bukan jamannya bisnis anak muda (mahasiswa) terlalu terobsesi oleh kapital. Saatnya mahasiswa terobsesi untuk menjadi penebar manfaat bagi masyarakat melalui jalur wirausaha.

Good Job Aziz… Sukses untuk usahanya. Jangan lelah berproses (seperti kata pak Dwi Purnomo) untuk terus menjadi penebar kebaikan bagi banyak orang.

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*