Multitasking itu Dibenci oleh Otak

Multitasking itu Dibenci oleh Otak
Kali ini saya akan membedah buku karya John Medina yang berjudul “Brain Rules : 12 Kedahsyatan Otak di Tempat Kerja, Sekolah, dan Rumah”. Buku ini termasuk kategori buku pengembangan diri. Buku ini memiliki jumlah halaman sebanyak 304 halaman dengan berat buku 500 gram. Buku ini terbit pada tahun 2011 dari penerbit Gramedia Pustaka utama.

John Medina merupakan pakar ilmu otak. Di dalam bukunya menceritakan berbagai aturan cara kerja otak kita. Ada 12 aturan/prinsip. Dari 12 aturan yang dijelaskan Buku Brain rules ini,  ada yang menggelitik bagi saya pribadi yaitu ketika John Medina mengatakan “jangan pernah lakukan multitasking”. Menurutnya multitasking itu sejatinya dibenci oleh otak. Karena cara kerja otak kita itu runtut dari A ke B ke C ke D. Otak kita tidak pernah dipaksa untuk pekerja paralel (bekerja berbagai hal).

Riset dari Harvard Business School menjelaskan bahwa Orang-orang yang kinerjanya cemerlang ternyata ketika ia bekerja, ia mengerjakan tugas-tugas tidak banyak. Jadi ia fokus pada satu atau dua pekerjaan saja yang benar-benar impact full. Sebaliknya orang-orang yang bekerjanya lima sampai tujuh pekerjaan cenderung kinerjanya akan makin melorot. Jadi fokus itu ternyata memiliki dampak yang dramatis terhadap peningkatan kinerja.

John Medina mengatakan multitasking itu mitos. Survey yang ia lakukan menjelaskan bahwa bila kamu melakukan multitasking maka produktivitas kamu akan menurun sampai 40 %. Apalagi ketika kamu bekerja disambi sambil melihat handphone. Smartphone sebenarnya pelan-pelan menjadi alat yang sangat distruktif terhadap konsentrasi kita. Studi menyatakan ketika kamu melakukan kerja sambil mengecek handphone kamu, produktivitas kamu akan turun drastis karena otak kamu terpecah-pecah konsentrasinya. Jadi John Medina mengatakan multitasking is bullshit.

Jadi saat kerja sebaiknya jauhkan smartphone kamu. Masukkan handphone ke laci dan dikunci. Kamu harus memiliki keberanian untuk menjauhkan smartphone dan fokus pada pekerjaan. Fokuslah pada sesuatu yang kecil tapi impact full itu impactnya akan lebih cetar membahana.

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*