Menulis itu Asyik Part 1

menulis itu asyik

Menuntut ilmu adalah taqwa, menyampaikan ilmu adalah ibadah, mengulang-ulang ilmu adalah dzikir, mencari ilmu adalah jihad (Imam Al Ghazali). Quote inilah yang selalu memberikanku semangat untuk terus menulis. Hanya satu harapanku, aku bisa berbagi ilmu dari apa yang ku ketahui. Karena aku pernah mengalami rasanya ingin mengikuti suatu acara tapi karena jarak jauh & tidak ada biaya maka aku pun harus merelakan ilmu yang ingin kudapat. Karena itu, setiap aku bisa mengikuti acara, aku harus membuat tulisan tentang acara tersebut dan mempublikasikan materinya.

Hobi menulis sudah saya mulai sejak sekolah menengah pertama. Saya menulis cerita novel di kertas folio dengan tulisan tangan saya sendiri. Setiap selesai menulis, saya memberikan tulisan saya ke teman-teman dekat saya. Mereka menyukai jalan cerita dari tulisan saya dan selalu menanti tulisan saya. Dan akhirnya hobi menulis itu hilang saat saya di sekolah menengah atas hingga lulus pasca sarjana.

Walau lama tidak menulis namun jiwa atau rasa menulis tetap tidak hilang. Alloh pertemukan lagi saya dengan menulis di pekerjaan saya yang pertama sebagai asisten pengelola website mutu pelayanan kesehatan. Terimakasih untuk dr. Hanevi Djasri, MARS yang paham dengan bakat saya ini.

Website mutu pelayanan kesehatan adalah salah satu dari sebelas website yang dimiliki Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK UGM. Setiap minggu, pak Hanevi meminta kami para stafnya untuk membuat satu tulisan dari jurnal internasional. Tidak mudah membuat atau mengemas tulisan dari sumber jurnal internasional agar menjadi tulisan yang ringan dan mudah dimengerti pembaca.

Kebahagiaan pengelola website  adalah meningkatnya jumlah kunjungan. Dan alhamdulillah website mutu pelayanan kesehatan menjadi website no satu dari sebelas website yang memperoleh jumlah kunjungan terbanyak hingga saat ini. Hal ini tidak terlepas dari konten website yang selalu update setiap minggunya dan publikasi tulisan kami ke jejaring sosial.

Kebanggaan saya sebagai salah satu penulis di website adalah apabila ada yang menuliskan komentar di tulisan saya. Itu artinya tulisan saya dibaca. Mau itu komentar baik atau buruk, saya tetap suka. Dan itu salah satu penyemangat untuk terus menulis dan memperbaiki cara penulisan saya agar mudah dipahami oleh pembaca.

Kesedihan terbesar saya saat harus resign dari pekerjaan saya sebagai asisten pengelola website adalah meninggalkan website yang telah saya urus selama dua tahun. Sedih tidak bisa menulis lagi di website. Sedih tidak bisa berbagi ilmu. Sedih tidak bisa bermanfaat untuk banyak orang. Tapi aku pasti kembali… Untuk menjadi yang lebih baik…

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*