Menggapai Kemapanan Mental

Menggapai Kemapanan Mental

Jelang pernikahan, banyak pasangan suami istri yang fokus pada kemapanan finansial. Itu tidak salah. Hanya saja ada satu lagi kemapanan yang penting namun seringnya diabaikan yaitu kemapanan mental.

Salah satu indikator seseorang mapan secara mental adalah ketika ia mampu mencukupi kebutuhan dirinya sendiri, sadar tanggung jawab, dan sadar dengan apa yang dilakukannya. Sepaket dengan siap menanggung segala konsekuensi atas keputusan-keputusannya.

Kemapanan mental tidak relevan jika diukur dari usia, melainkan diukur dari seberapa besar kemampuan seseorang dalam mengubah sebuah masalah menjadi tantangan. Karena masalah harus dihadapi dan tantangan harus diselesaikan.

Rangkaian tantangan dalam hidup salah satunya Allah berikan saat laki-laki dan perempuan mulai mengikat janji suci pernikahan, saat mereka bertransformasi menjadi pasangan suami dan istri.

Sat telah menjadi suami dan istri, kemapanan mental bagi keduanya menjadi sangat penting, bahkan mendahului kemapanan finansial.

Karena hanya pasangan suami dan istri yang mampan mental saja lah yang tidak akan takut terhadap berbagai ketidakpastian dalam kehidupan, khususnya di kehidupan pernikahan.

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*