Mending Mana: Punya Habits atau Goals ?

Mending Mana: Punya Habits atau Goals ?
Mending Mana: Punya Habits atau Goals ?

Setiap dari kita selalu ingin menjadi lebih baik dari hari ke hari. Tapi apa yang lebih berpengaruh dalam perubahan itu sendiri ? Tentu banyak nasehat yang kita dapatkan berbau “Tentukan tujuan hidupmu terlebih dahulu, maka tujuan akan membawamu berubah”. Tetapi, nyatanya ada yang lebih berpengaruh daripada memiliki tujuan dalam hidup yaitu habits.

Setidaknya ada dua cara untuk mengembangkan diri yaitu punya kebiasaan baik dari hari ke hari (Habits) atau memasang tujuan yang ingin dicapai suatu hari nanti (Goals). Namun, pernah penasaran tidak sih mana yang lebih efektif ?

James Clear, penulis buku Atomic Habits, berpendapat bahwa habits lebih baik dari goals karena tiga alasan

  1. Pemenang dan pecundang sama-sama memiliki goals. semua orang punya cita-cita. masalahnya kita terlalu sering disuguhkan cerita keberhasilan ketimbang tragedi kegagalan. Padahal, belum pasti loh kisah sukses itu kasus mayoritasnya. Ini hasil framing semata, sehingga orang yang sukses mencapai goals nya saja yang muncul di media, cerita dan legenda. Sebaiknya tidak semua orang punya habits harian yang tertata rapi. padahal, perkembangan-perkembangan kecil yang kamu lakukan per hari itulah yang akan terakumulasi jadi perubahan yang besar akhirnya
  2. Meraih sebuah goals hanya menimbulkan perubahan sementara. Misalnya, kamu sedang menargetkan diri menjadi anggota legislatif. Demi mencapai tujuan itu, kamu bersikap santun kepada semua orang. Selepas kamu suskes duduk di kursi anggota dewan, sikapmu pada masyarakat mungkin berubah. Sementara itu, perubahan hari demi hari dalam melakukan sebuah habits akan meninggalkan efek yang permanen dalam dirimu. Misalnya, berfokus untuk sit-up dua menit setiap hari tanpa tujuan tertentu. Lama kelamaan, six pack juga tuh
  3. Goals menciptakan defnisi kebahagiaan yang kaku. Dalam mengejar sebuah goal, cuma ada dua kemungkinan yang terjadi: berhasil atau gagal. jadinya, kebahagiaanmu akan terikat oleh ketercapaian goal tersebut. Berbeda dengan habits kecil yang kamu lakukan setiap hari. Kalau terlewat, ya sudah. Masih bisa dikerjakan besoknya; yang penting tetap berkomitmen untuk konsisten.

Sumber : Instagram @pemimpin.indonesia

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*