Larangan Berkeluh Kesah

Larangan Berkeluh Kesah

Alloh menciptakan kita, mati dan hidup dalam keadaan diuji. Tidak ada istilah dunia itu nikmat. Tidak ada dunia tanpa ujian. Kalau ingin menempati suatu tempat tanpa diuji, itu namanya Surga bukan di dunia. Bahkan semakin tinggi iman seseorang maka akan semakin tinggi ujiannya. “Bala dan ujian akan terus kita hadapi. Semakin kuat iman, semakin tinggi pula ujian. Itulah tanda iman”. Setinggi-tinggi iman adalah iman Nabi Muhammad SAW. Dan seberat-berat ujian adalah ujian yang dihadapi Nabi Muhammad SAW.

Dan tidak ada istilah dunia itu nikmat. Kalau seorang mukmin menjauhkan diri dari majelis ilmu, jauh dari memakmurkan rumah Alloh, menjauh dari membaca kitabullah, tidak menjadi orang yang mulia akhlaknya, tidak menjaga perintah Alloh dan RasulNya maka tidak ada nikmat. “Barangsiapa yang ingin masuk SurgaNya Alloh di Akhirat maka nikmatilah Surga Alloh di dunia”. Apa itu Surga Alloh di dunia? Majelis ilmu, Majelis dzikir, Masjid, Silaturahim, menjaga agama.

Dan sebab ada ujian pasti dibelakangnya ada perilaku dosa maksiat. Alhamdulillah masih sebatas ujian bukan adzab atau hukuman. Karena sejarah adil, orang yang salah maka wajib di hukum. Tapi karena Alloh masih sayang kepada umat Nabi Muhammad SAW, Alloh menguji.

Pilihan Alloh memang yang terbaik. Tapi kita belum percaya. Kita terlalu percaya diri. Boleh percaya diri tapi tidak boleh terlalu percaya diri. Tapi bila dengan Alloh, kalau membawa kata percaya pada Alloh maka itu tidak ada batasnya. Semakin tinggi percaya pada Alloh, maka semakin tinggi derajat di sisi Alloh SWT.

Salah satu rukun iman yang telah dijelaskan oleh Rasulullah yaitu iman tidak akan sempurna kecuali disempurnakan dengan rukun ke enam yaitu iman kepada takdir/ujian. Ada ujian yang nampaknya barangkali kurang baik tapi ternyata hikmah dibelakang ujian itu banyak. Ada sesuatu yang kita mohon kepada Alloh, meminta keturunan. Alloh berikan keturunan tapi banyak stress karena keturunan. Pusing dengan anak-anak karena dia tidak sanggup lagi mendidik anak, tidak sanggup lagi memperhatikan anak apalagi anaknya sudah besar dan tidak mau tinggal dirumah orangtuanya. Padahal sepanjang hidup orangtua berdoa untuk anak-anaknya. Kalau kita sudah minta sesuatu jangan menyesal. Oleh karena itu, biasakan kala berdoa minta yang terbaik dengan Alloh “Ya Alloh berikan keturunan bila memang itu yang terbaik. Kalau tidak, berikan yang lebih baik”. Bisa saja orang yang tidak memiliki keturunan itu adalah pilihan Alloh bagi dia.

Sumber : Syekh Ali Jaber. Larangan Berkeluh Kesah

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*