Keuntungan Akreditasi

Keuntungan Akreditasi
Keuntungan Akreditasi

Di negara berkembang, akreditasi semakin digunakan sebagai alat bagi peraturan pemerintah untuk menjamin kualitas perawatan (EL-Jardali dkk., 2008).

Akreditasi merupakan proses dimana sebuah organisasi dinilai pada seperangkat standar sebelum ditentukan (Klazinga, 2000; Montagu,2003). Itu dimaksudkan untuk mendorong peningkatan kualitas melalui berbagai pendekatan; mereka diperintahkan oleh pemerintah, sukarela atau diawali oleh agen mandiri (Montagu, 2003).

Keuntungan akreditasi seperti:

  • Meningkatkan keamanan pasien yang secara efektif mengatur dan mengurangi resiko klinis dan resiko yang berkaitan dengan keamanan (Rene dkk., 2006; Salmon dkk., 2003; Mays,2004)
  • Meyakinkan tingkat kualitas yang dapat diterima antara penyedia perawatan kesehatan (Rene dkk.,2006; Mays, 2004; Montagu, 2003).
  • Menstimulasi Peningkatan Kualitas (QI)  yang dapat ditopang dan peningkatan secara berkelanjutan penghalang mengenai inisiatif (Salomon dkk., 2003; Mays, 2004, Montagu,2003; Sutherland dan Leatherman, 2006).
  • Meningkatkan pemahaman organisasi mengenai rangkaian kesatuan perawatan dengan berfokus pada peningkatan dan hasil kinerja perawatan.
  • Meningkatkan reputasi antar pengguna akhir dan meningkatkan kesadaran dan persepsi mereka mengenai perawatan kualitas (Rene dkk, 2006; Mays, 2004; Montagu, 2003; Chair dkk., 2005; El-Jardali dkk., 2008; Greenfield dkk.,2008).
  • Mendorong pembangunan kapasitas dan pembelajaran organisasional (rene dkk., 2006; Mays, 2004).
  • Memberikan kerangka yang membantu dalam penciptaan dan implementasi system dan proses yang meningkatkan keefektifan operasional dan meningkatkan hasil kesehatan positif (Rene dkk., 2006; Salmon dkk., 20023; Greenfield dan Braithwaite, 2008).

Keuntungan-keuntungan ini merefleksikan harapan saat ini dengan organisasi dan system perawatan kesehatan, klien dan masyarakat sebagai keseluruhan. Hasil dari pengaruh penilaian diri organisasi yang membiarkan pandangan dekat pada kelebihan dan area bagi peningkatan dan modifikasi prioritasnya dan survey dan laporan akreditasi yang memberikan rekomendasi dari pengamat yang merepresentasikan kelompok sesame mereka dan memiliki pengalaman signifikan dalam bidang perawatan kesehatan dan juga membantu organisasi untuk berfokus pada pengukuran hasil untuk membiarkan mereka untuk menandai tinggi diri mereka sendiri dengan organisasi perawatan kesehatan lain. Pertanyaannya kemudian menjadi keuntungan-keuntungan ini disahkan dengan penelitian saat ini (Accreditation Canada, 2009).

Selanjutnya, ada banyak kelebihan mengenai akreditasi seperti itu memberikan evaluasi eksternal dan obyektif, menggunakan standar consensus melibatkan profesi kesehatan, proaktif bukan reaktif, luas organisasi, focus pada system bukan indicidu, menstimulasi budaya berkualitas dalam organisasi dan evaluasi ulang melawan standar. Akreditasi dimaksudkan untuk menstimulasi peningkatan berkelanjutan dalam proses dan hasil perawatan pasien, meningkatkan efisiensi/menurunkan biaya, memperkuat kepercayaan diri public, meningkatkan manajemen layanan kesehatan, memberikan pendidipan pada praktek lebih baik/terbaik, meningkatkan perekrutan staf, daya ingat dan kepuasan, meningkatkan atau memperluas sumber-sumber pembayaran bagi perawatan pasien, meningkatkan peluang untuk memasuki jaringan dan susunan penyedia baru memberikan kemandirian lebih besar dari kelalaian pemerintah, membangun database pengukuran kualitas, menyediakan perbandingan dengan diri, orang lain, praktek-praktek terbaik dan memberikan kerangka untuk meningkatkan keamanan pasien.

Akreditasi menguntungkan staf medis dan keperawatan seperti meningkatkan pengembangan staf, menyediakan pendidikan pada standar consensus menyediakan kepemimpinan bagi peningkatan kualitas dalam pengobatan dan keperawatan,meningkatkan kepuasan dengan kondisi kerja, kepemimpinan dan akuntabilitas. Juga, keuntungan bagi karyawan rumah sakit termasuk menilai opini karyawan, mengukur kepuasan karyawan, keterlibatan dalam kegiatan berkualitas, meningkatan keamanan dan keselamatan karyawan, membersihkan aliran otoritas dan akuntabilitas dan mendorong kerja tim (JCL, 2003).

Keuntungan akreditasi bagi pasien termasuk akses pada kualitas dan keamanan yang memfokuskan organisasi, hak-hak dihargai dan dilindungi, pendidikan dan komunikasi yang dapat dipahami, kepuasan dievaluasi, keterlibatan dalam keputusan perawatan dan proses perawatan dan fokus pada keamanan pasien (JCL, 2003).

Pengaruh Positif Akreditasi:

Pengaruh positif akreditasi dalam kepustakaan dicatat seperti meningkatkan komunikasi dan kolaborasi, keduanya secara internal dan juga dengan stakeholder dan partner komunitas (Rene dkk., 2006; Werner dan Asch, 2005; Greenfield dkk., 2007; Gluck dan Hassig, 2001; Heaton,2000; EL-Jardali dkk, 2008), memperkuat keefektifan tim dalam tata tertib,berkontribusi pada hasil pasien lebih baik (Pomey dkk., 2005; Sutherland dan Shaw, 2003; El-Jardali dkk, 2008), mendemonstrasolam komitmen terhadap kualitas, akuntabilitas dan juga meningkatkan kredibilitas organisasi perawatan kesehatan (Salmon dkk., 2003; Mays, 2004; Sutherland dan Leatherman, 2006; Devers dkk., 2004; Griffith dkk., 2002; Baldi dkk, 2000; greenfield dkk., 2008), memperkuat perkembangan professional, pembelajaran organisasional dan pembangunan kapasitas (Pomey dkk., 2005; Montagu, 2003), menyediakan peluang bagi pendanaan tambahan dan menurunkan biaya liabilitas (Mays, 2004), meningkatkan manajemen resiko efektif dan mitigasi termasuk meningkatkan keamanan pasien (Mays), mempertahankan peningkatan dalam kualitas dan kinerja organisasi (Leatherman dkk), memudahkan analisis diri kinerja yang sedang berlangsung kaitannya dengan standar (May, 2004), mengkode kebijakan dan prosedur (Chair dkk), mengurangi perbedaan dalam praktek antar penyedia perawatan kesehatan (Lewis, 2007), memberikan konsistensi dan arti mengenai proses tinjauan obyektif (Rene dkk.), memberikan dorongan bagi perubahan dan manajemen efekktifnya (Salmon dkk., 2003).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*