Ketika Anak Menjadi Muadzin di Masjid

Bu Hartinah selalu heboh kalau tahu anaknya akan adzan di Masjid dekat rumah. Bu Hartinah akan langsung lari ke teras rumah untuk mendengar suara adzan yang dikumandangkan anak nya dengan bilang “Is, itu kakakmu lagi adzan. Coba dengar. Suara nashir khas sekali”. Saat itu saya hanya merasa bahwa ibu saya bersikap berlebihan dan saya bilang “Emang itu suara nash. kan mama gak lihat cuma dengar. Biasa aja, ma”. Dan hari ini, saat saya mendengar dan melihat mahasiswa saya menjadi muadzin di Masjid dekat kampus, disitu saya bisa merasakan apa yang dulu bu Hartinah rasakan.

Bangga dan terharu saat tahu yang adzan di Masjid dekat kampus adalah mahasiswa saya. Awalnya agak aneh mendengar adzan hari ini. Karena tidak biasanya. Suara yang baru ku dengar. Maka ku cepatkan langkah kaki ku untuk melihat siapa yang adzan di Masjid. Saat di depan Masjid, hanya ada 1 sepatu dan lainnya sandal jepit. Saya pun masuk dan saya melihat mahasiswa saya yang mengumandangkan adzan. Rumi namanya. Anak semester 8 prodi ilmu keperawatan. Suara yang merdu dan khas rumi.

Ketika anak kita menjadi muadzin di Masjid disitulah perasaan bangga dan terharu muncul pada orang tua. Pencapaian yang luar biasa bila anak laki-laki bisa berani mengajak seluruh muslim untuk melaksanakan shalat melalui panggilan adzan. Menjadi muadzin (mengumandangkan adzan) di Masjid bukan hal yang mudah. Dan saya sangat merasakannya.

Saya beberapa kali datang ke Masjid. Saya beberapa kali melihat para laki-laki yang sudah tiba dulu di Masjid namun tidak mau mengumandangkan adzan. Padahal jam Masjid sudah menunjukkan waktu shalat. Alasan mereka karena tidak berani ataupun bukan tugas mereka karena biar takmir Masjid yang adzan. Saya sebagai wanita selalu gemas dengan sikap laki-laki yang begitu.

Saya selalu yakin mahasiswa-mahasiswa saya adalah anak-anak terbaik dari Alloh SWT. Saya yakin mereka akan menjadi orang hebat kelak. Terimakasih untuk mahasiswa-mahasiswa saya yang tidak pernah meninggalkan shalat. Selalu ingat untuk tepat waktu melaksanakan shalat. Dengan begitu, Alloh SWT akan mempercayakan amanah menjadi orang besar untuk mu.

Ya Rabb, jadikan mahasiswa kami menjadi anak yang sholeh dan sholeha, menjadi anak yang akan menjadi penolong bagi kedua orangtuanya kelak di padang mahsyar, menjadi anak yang istiqomah di jalanMu, menjadi anak yang bisa memberi manfaat bagi banyak orang, menjadi anak yang cerdas dan kuat.

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*