Kejadian Indogrosir Hingga Dapat Transferan 3,5 Juta

UKM Muslim Asy-Syifa STIKES Wira Husada Yogyakarta

Alhamdulillah, hari ini Jum’at 8 Mei 2020 tim B dari pengurus UKM Muslim Asy-Syifa STIKES Wira Husada Yogyakarta telah melaksanakan amanah dari jamaah yaitu mengunjungi panti asuhan Muhammadiyah di Nanggulan Kulon Progo. Nano-nano untuk tim B kali ini. Tapi disitulah serunya. Kalau di tim A ada kejadian pecah telor, kalau di tim B ada kejadian ketiduran. Habib sang lelaki satu-satunya yang diharapkan akan mengangkut beras 25 kg ternyata sampai jam 11.30 an belum juga nyampe kampus. Di telepon maupun di WA gak direspon. Terakhir Via menghubungi habib pagi jam 7. Katanya habib baru tidur jam 7 karena habis jaga posko lebaran. Ya begitulah anak batakoh akuh. Kalau gak bikin “sesuatu”, kayanya kurang seruuh. Alhasil beras 25 kg itu aku tarik dari ruang bagian umum ke depan beberapa meter, dilanjut oleh Via dan diakhiri diangkat sendiri oleh Reza. Hari Rabu lalu, Via juga mengangkat beras 30 kg (milik tim A) dari mobil stikes dimasukin ke ruang bagian umum. Yess akhwat-akhwat pengurus UKM Muslim Asy-Syifa emang strong banget. Karena terlalu memikirkan Habib yang gak kunjung datang, sampai spanduk bukber lupa dibawa. Untung aja mereka belum pergi jauh dan langsung “ngeh”. Jadi mereka balik lagi ke kampus untuk ambil spanduk.

Bukan tim B namanya kalau gak ada ide. Tim B mendatangi ke kost Habib tapi eh gak bisa sampai ke kostnya karena jalan di lockdown. Alhasil, mereka bertiga ke Nanggulan tanpa Habib. Untung ada Pak Reza yang nyetir mobil dan mau bantu angkat beras 25 kg ini. Terimakasih banyak pak Reza untuk bantuannya. Hidup berkah untuk Pak Reza. Perjalanan ke Nanggulan sekitar 1,5 jam. Panti Asuhannya di pedesaan. tamannya lumayan luas. Sampai disana, mereka diminta untuk cuci tangan. Semua anak panti menggunakan masker. Awalnya pengasuh panti tidak bisa berfoto dengan adik-adik panti tapi eh ternyata adik-adiknya keluar sendiri. Alhasil jadilah foto bersama. Benar kan saya bilang. Tim B tuh gak kaya tim A yang sadar diri untuk selfie bareng. Selama perjalanan ke Nanggulan dan sampai lagi ke kampus, gak ada satupun mereka foto bertiga. Hadeh… emang dasar akhwat-akhwat gak doyan foto kalau udah serius kerja. Hahaha

UKM Muslim Asy-Syifa STIKES Wira Husada Yogyakarta
Penyerahan Uang tunai sebesar Rp 1.350.000,- dan uang wakaf tanah Rp 2.205.000,-

Sesampai di STIKES sekitar pukul 14.45 WIB. Sebelum mereka pulang, kami mengobrol dulu. Kerennya siska dan reza, mereka masih bisa kuliah online di mobil meski sedang ke Panti. Maklum, siska dan reza salah satu mahasiswa cerdas di stikes. Rajinnya kebangetan. Dan jiwa entrepreneur mereka tinggi banget. Makanya klop satu tim ama Via yang juga ahli jualan. Saya berusaha tidak menyulitkan pengurus antara kuliah dan mengurus UKM Muslim Asy-Syifa. Tibalah pada obrolan tentang indogrosir. Reza dan Siska cerita kalau kemarin pas beli kue kaleng untuk adik-adik panti, mereka hampir saja mau ke indogrosir. Tapi gak tahu dibelokkan jadinya ke Lotte. Disitu kami benar-benar mengucap syukur alhamdulillah. Alloh benar-benar menyelamatkan kami. Alloh menolong reza dan siska untuk tidak membeli kue kaleng di indogrosir. Keyakinan kami semakin menguat. Alloh akan menolong kita selama kita menolong orang lain. Dan niat baik yang kita lakukan, insyaalloh Alloh akan jaga.

Adzan Ashar berkumandang, percakapan kami pun terhenti. Dan ternyata Reza dan Siska masih harus jualan takjil. Emang ya anak-anak akuh ini keren sangat. Apa yang kalian perjuangan saat ini, insyaalloh akan berbuah manis ketika kalian lulus nanti. Percaya dengan saya. Mahasiswa yang banyak prihatinnya, biasanya Alloh lapangkan ketika nanti lulus kuliah. Lanjut cerita lagi ya. Grup WA UKM Muslim Asy-Syifa kirain bakal sepi setelah semua proker terlaksana. Ternyata heboh lagi. Karena sore ini, waktunya dapat foto menu buka puasa dari catering bu Ummu untuk adik-adik Al Falah. Alhamdulillah, menu nya bikin ngiler. Dan ada yang menghebohkan lagi dari menu buka puasa, melainkan screenshot transferan sebesar 3,5 juta. Bu Yuli mendapatkan WA dari donatur yang mentransfer 3,5 juta ke rekening Siska. Alhamdulillah. Meski kami bingung karena kegiatan bukber dan pemberian sembako untuk 2 anak yatim telah terlaksana. Nah, uang ini mau diapain? Apalagi saya sudah share di story WA saya jumlah total donasi hingga 5 Mei sebesar Rp 8.650.000,- brarti kalau di tambah 3,5 juta ini maka total donasi sebesar Rp 12.150.000,- Masyaalloh Tabarakalloh. Alloh tuh sesuatu banget. Hingga membuat kami selalu terpesona dengan rencana-rencana cantikNya. “AKU ada pada prasangka hambaKu”. Ayat al-qur’an itu benar adanya. Aku terus belajar untuk berperasangka baik pada Alloh hingga membuat saya semakin mewek kalau Alloh sudah turun tangan langsung mengurus saya.

Menu buka Panti Asuhan Al Falah, Kotagede
Menu buka Panti Asuhan Al Falah, Kotagede

Oke, sekian dulu reportase kegiatan hari ini. Tunggu reportase kami selanjutnya terkait donasi Rp 3.500.000,- akan diapakan? Mungkin kamu punya ide, uang ini akan di donasikan kepada siapa? Yang pasti uang ini, akan kami berikan pada orang lain. Prinsip kami, tidak ada uang sepeserpun dari jamaah yang kami ambil. Dan saya mengajari pengurus UKM Muslim untuk itu. Semua urusan terkait kepengurusan seperti pesan spanduk dan lain-lain, menggunakan kas UKM. Donasi jamaah tetap milik jamaah. Kami ingin amanah. Seperti keyakinan saya, Alloh yang akan mengurus kami. Jadi kami tidak merasa khawatir apalagi cemas.

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*