Jodohmu, Tergantung Seleramu

Jodohmu, Tergantung Seleramu
Jodohmu, Tergantung Seleramu

Dulu.. saat istri saya bekerja di sebuah yayasan Islam.. sosok suami yang ia bayangkan ialah seorang ustadz, hidup sederhana dan mengabdi pada yayasan. Benar saja, yang ingin ta’aruf kebanyakan ikhwan yang ada di yayasan tersebut.

Ia pun aktif di dunia training. Bergaul dengan para motivator.. sampai ia pun ingin punya seorang suami motivator. Sama juga kasusnya.

Lalu ia ubah pergaulan.. gaul dengan para pengusaha muslim muslimah, yang berbicara kemandirian, berbicara impian besar. Maka yang mendekati juga pengusaha muslim.

Akhirnya dia dapetin saya yang pengusaha dan juga motivator.

Begitu juga dengan saya, dari SMA saya bergaul dengan dunia motivator. Bahkan sudah ribuan jam training saya isi selama 12 tahun terakhir. Bahkan saya punya seorang role model motivator yang ingin saya kejar.

Namun saat 2012 istri memperkenalkan saya dengan para pengusaha.. impian saya makin meluas. bagaimana bisa membuat sistem bisnis yang autopilot, bagaimana bisa jadi jalan rizki bagi banyak orang.

Yaa.. jodohmu tergantung seleramu. Begitu juga rizkimu. Karena Allah sesuai prasangka hambaNya.

Benarlah sebuah pepatah. Apa yang mampu kamu bayangkan, itu yang bisa kau wujudkan.

Namun, banyak orang tak memanfaatkan dengan baik potensi luar biasa ini. Kebanyak hanya hidup di hari ini bahkan di masa lalu. Terjebak dengan keadaan. Ga berani move on dan menginstal ulang pikiran yang positif.

Lalu bagaimana dengan kamu biar dapat jodoh yang berkualitas ?

  1. Naikkan seleramu dengan mengubah cara bergaulmu. Kalau selama ini yang mendekati cuma cowo yang PHP, coba evaluasi jangan-jangan tempat gaulmu belum pas
  2. Bersahabat dengan lingkungan yang baik. Kamu adalah siapa sahabatmu. Mau jadi seorang hafidzah gaul dengan seorang hafidzah. Mau jadi pengusaha gaul dengan pengusaha. Mau dapetin pengusaha, ikut komunitasnya.
  3. Baca dan dengarkan hanya yang positif. 5 tahun kedepan dirimu adalah siapa sahabatmu, apa yang kau baca, juga apa yang kau dengarkan. Maka perhatikan apa inputan yang masuk ke pikiranmu. Pastikan hanya yang positif.
  4. Milikilah mentor. Mentor adalah seorang yang bisa mengarahkan, bisa mendengarkan curhat, seseorang yang kita kagumi. Cari dia, belajarlah darinya. Ambil banyak hikmah darinya.

Selamat memperbaiki seleramu, karena itu yang akan meningkatkan kualitas rizki dan jodohmu.

Sumber : Setia Furqon

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*