Jangan Tinggalkan Shalat

Jangan Tinggalkan Shalat
Jangan Tinggalkan Shalat

Untuk menjadi orang terbaik dan ingin hidup nikmat mulanya dari shalat. Diantara semua ibadah yang paling tinggi, paling agung adalah Shalat. Apa yang diperintahkan untuk diperbanyak dalam hidup ini? Bukan kerja tapi shalat. “Perintahkan keluargamu untuk mendirikan shalat dan bersabarlah yang banyak dalam rangka menegakkan shalat di dalam rumah. Setelah itu, Aku tidak akan minta rezeki dari kamu. Aku yang akan kasih rezeki untuk kamu”. Tafsir tersebut maksudnya adalah kalau kamu sudah mendirikan shalat di rumahmu, dan keluargamu sudah mendirikan shalat dan kamu sudah bisa menikmati shalat di kantor, Alloh bilang “Aku tidak akan bebani kamu dengan cape-cape cari rezeki. Rezeki akan mendatangi kamu”. Apalagi kalau setelah shalat, perbanyak dzikir (Istighfar). “Barangsiapa banyak Istighfar di hatinya maka terbukalah pintu-pintu kebaikan dalam hidupnya”. Orang yang banyak bekerja dan malas mengaji, akan menimpa hidupnya yaitu cape. Wajahnya muram, hasil pekerjaannya membuat letih.

Sudah dikantornya bekerja dengan semua tumpukan pekerjaan hingga membuat stress. Seharusnya pulang kantor, tinggalkan handphone, pejamkan mata dan dekatkan diri bersama Alloh dengan dzikir. Berdzikirlah di kendaraan, jangan buka gadget. Terbangkan diri bersama dzikir. Kesedihan, kepenatanmu akan berganti bahagia. Dan yang pasti, pekerjaan dibantu diselesaikan oleh Alloh SWT. Pekerjaan kantor, pekerjaan rumah dan jiwa mu akan dikuatkan.

“sebaik-baik kalian, sebaik-baik karir kalian, sebaik-baik pekerjaan kalian, seTop karir kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya kepada orang lain”.

Apa sebabnya orang menyia-nyiakan shalat? Dan apa efeknya kalau orang itu sudah menyia-nyiakan shalat? Syahwat. Orang yang dipenuhi hatinya dengan syahwat, dia tidak menikmati shalat. Dan orang-orang yang hidup dengan syahwat biasanya suka menunda-nunda shalat. Ini akibat kebodohan dia tentang shalat. Padahal diperintahkan kalau ingin keluarganya dicukupi rezekinya percayalah mulainya bukan dengan kerja namun shalat.

Bila ingin merasakan ke khusyukan shalat, ada tiga kata kunci gerakan yang harus dinikmati yaitu Pertama, ketika dalam posisi berdiri, nikmatilah bacaan al qur’an yang dibaca itu dan biasanya tidak mau terburu-buru. Kedua, saat ruku. Karena disaat itulah kita mengagungkan Alloh SWT. Ketiga, sujud. Disitulah saat yang tepat untuk kita berdoa dan ulanglah tiga kali.

Sumber: Ust. Bachtiar Nasir. Jangan Tinggalkan Shalat Karena Maksiat

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*