Jangan Salah Membawa Kegelisahan

Jangan Salah Membawa Kegelisahan

Bawa kegelisahanmu kepada Alloh SWT. Bila salah membawa gelisah maka yang ada hanya putus asa. Sebagaimana Siti Hajar membawa kegelisahannya kepada Allah. Apa sebab yang membuat Siti Hajar gelisah? Beliau diberi bekal oleh suaminya yaitu Nabi Ibrahim hanya satu kantong kurma dan beberapa liter air. Beberapa hari tinggal di samping Kabah yang kering kerontang, gersang sehingga habis kurma dan air dalam 3 hari. Sedangkan Nabi Ibrahim sudah pergi ke Palestina. Sehingga Siti Hajar sendirian mengurus putranya, Nabi Ismail. Ismail kehausan, tidak bisa makan. Lalu bagaimana Siti Hajar membawa kegelisahannya? Siti Hajar hanya mengangkat tangan ke langit. Bismillahi Allahuakbar. Subhanallah Walhamdulillah Walailahaillallah. Siti Hajar terus menyebut namaNya tawaf. Beliau membawa kegelisahannya kepada Allah. Setelah thawaf, tidak ketemu air. Beliaupun pergi ke bukit Shafa & Marwah tapi tidak ketemu air. Tapi dia yakin bila kegelisahan dibawa kepada Alloh pasti ada ujungnya. Badai akan berhenti. Hujan akan berhenti. Tetapi berhentinya kapan kita tidak tahu. Setelah 7 kali putaran, tidak ketemu air. Selesai di bukit marwah, Siti Hajar berdoa dan kembali ke Kabah untuk bertemu dengan Ismail. Ternyata buah itu setelah ikhtiar. Hasil itu setelah usaha maksimal. Di Kabah, siti hajar melihat anaknya, ismail yang sedang menggosok tanah dengan kakinya. Ternyata dibawah kaki basah dan air keluar. Yang saat ini bernama Zam-zam (tanggul air). Bila Siti Hajar saat itu tidak membuat tanggul, maka zam-zam akan menjadi sungai. Sehingga zam-zam menjadi sumur.

Ketika kegelisahan di jeritkan kepada Alloh, maka akan dapat zam-zam kehidupan. Kegelisahan Siti Hajar berbuah air zam-zam. Temukan air zam-zammu dalam kegelisahanmu. Dibalik setiap masalah, ada kemudahan. Ketika masalah datang, karakter orang Islam sejati itu adalah jangan cari musuh. Tapi kalau musuh datang, siap. Tidak mencari masalah tapi bila ada masalah maka siap untuk menyelesaikan. Bukan lari dari masalah.

Jangan pernah delay ke Allah. Bila kamu delay kepada Alloh, Alloh delay kasih solusi. Tapi bila kamu kontan kepada Alloh, Alloh kontan kasih jawaban. Bawalah setiap kegelisahanmu kepadaNya. Nanti kamu akan mendapat zam-zam.

Jangan pernah menunggu selesainya masalah duniamu. Kalau engkau terus menerus menunggu selesainya duniamu, engkau akan menjauhkan diri dari Alloh. Kamu harus memiliki sikap. Sampai kapanpun engkau menunggu dunia itu selesai, tidak akan selesai dunia. Menyikapi dunia, harus seperti bayi. Kalau sudah 2 tahun, sapih. Bayi bila terus dikasih dot akan ngedot terus.

Allah tahu sifat buruk manusia. Manusia itu cepat bosan dan tamak. Bila tidak diasuh oleh agama maka akan kuat sifat buruk tersebut. Agar manusia tidak cepat bosan, Alloh membuat ragam ibadah. Manusia suka tamak walau itu soal ibadah. Maka Alloh membuat tahajud saat tengah malam, dhuha saat pagi.

Sumber : Kang Rashied. Jangan Salah Membawa Kegelisahan

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*