Jangan Hidup Memendam Luka

Jangan Hidup Memendam Luka
Jangan Hidup Memendam Luka

Beberapa kali bertemu dengan orang yang pesimis, energinya negatif, dan biasanya standar membicarakan masa lalu atau masalahnya. Orang seperti ini biasanya kalau bekerja gak perform dan banyak alasan, kurang fokus dan suka gonta-ganti pekerjaan.

Bagaimana dengan urusan jodoh? Apalagi ini. Siapapun orang yang akan mendekatinya jadi males, tahu kenapa ?Karena ada masalah dari dalam dirinya yang menjadikan ia anti magnet jodoh. Rasanya orang ga mau berlama-lama mendekat dengannya.

Masih inget dengan alasan utama kenapa pria atau wanita disukai ? Ternyata alasan kepribadian itu nomor satu. Gimana kalau pribadinya yang bermasalah ? Wah ini yang bahaya. Masalah kecil aja bisa jadi besar. Pasangan baik aja bisa disalahkan.

Sejatinya pribadi seseorang itu menjadi magnet bagi orang yang setara atau dibawahnya. Paham kan kenapa penting banget memantaskan diri ? Karena kalau gak serius memperbaiki diri yang datangnya orang yang gitu-gitu terus.

Lalu apa yang harus saya lakukan? Pertama, pahami dulu bahwa kita sedang bermasalah. Banyak orang yang gak mau jujur bahwa dirinya yang bermasalah.

Ingat, walaupun kita punya masa lalu kelam, atau pernah dikhianati, kecewa sama orang tua tapi kalau kita berpikir positif maka kita bisa bertindak yang positif. Sebaliknya kalau kita gak bisa berdamai dengan masa lalu yang terjadi kita akan terus memendam rasa kecewa dan kurang produktif dalam hidup.

Ingat, kita gak bisa request lahir dari orang tua seperti apa. Kita juga gak bisa mengulang kejadian di masa lalu, yang bisa kita lakukan adalah mempersepsi ulang kejadian yang sudah terjadi sebagai hikmah dan pembelajaran hidup.

Dan, bagi kamu yang merasa punya masalah dengan inner child, atau masih memendam luka batin yang belum terobati semoga semua masalah itu teratasi. Dengan bersyukur dan bersabar.

Belajarlah memaafkan, belajarlah berdamai dengan masa lalu. Namun jika semua cara itu sudah kau lakukan tapi belum ada perubahan signifikan dari pribadimu, lebih baik jika kau mencoba untuk ikut trauma healing, hipnoterapi dan lainnya sebagai ikhtiar untuk berdamai dengan masa lalu.

Sumber : Setia Furqon Kholid

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*