Iklan Rokok, Penyebab Remaja Merokok

Iklan Rokok, Penyebab Remaja MerokokIklan Rokok, Penyebab Remaja Merokok

Remaja merupakan pangsa pasar potensial bagi industri rokok untuk menjadi konsumen loyal mereka. Dengan menjadikan remaja sebagai konsumen loyal maka pemasukan industri rokok akan semakin tinggi. Arah TAPS adalah meyakinkan remaja untuk merokok.

TAPS singkatan dari Tobacco Advertising, Promotion and Sponsorship. Tobacco advertising atau advertensi adalah iklan dalam media massa cetak atau elektronik, antara lain untuk menawarkan barang. Tobacco promotion atau promosi adalah perkenalan (dalam rangka memajukan usaha, dagang dan sebagainya).

Di Indonesia, sebanyak 70 % remaja mengaku mulai merokok karena terpengaruh oleh iklan. 77 % mengaku iklan menyebabkan mereka untuk terus merokok dan 57 % mengatakan iklan mendorong mereka untuk kembali merokok setelah berhenti. Berikut iklan rokok yang diperuntukkan bagi remaja.

Bila melihat Iklan diatas, maka wajar bila para remaja tertarik untuk merokok.

Perbedaan mendasar bentuk tobacco advertising and promotion dan tobacco sponsorship. TAP (tobacco advertising and promotion) bentuknya adalah sebagai berikut :

TAP (tobacco advertising and promotion)

TS (tobacco sponsorship) bentuknya adalah sebagai berikut :

TS (tobacco sponsorship)

Ada yang menyebutkan tobacco sponsorship adalah CSR industri rokok. Tapi jika ditilik dari kosenp CSR yang sebenarnya, industri rokok tidak bisa disebutkan melakukan CSR. Jadi istilah yang digunakan para  ahli untuk industri rokok adalah CSR washing. Esensinya adalah mereka membungkus kegiatan amal mereka seperti CSR. Padahal syarat kegiatan untuk dikategorikan CSR, industri rokok tidak bisa memenuhi.

Ternyata yang parah adalah industri rokok menempatkan TAPS di wilayah-wilayah kawasan tanpa rokok antara lain sekolah.

Iklan Rokok di Sekitar Sekolah

Iklan Rokok di Sekitar Sekolah

Apa yang harus dilakukan promosi kesehatan ? Berpikir OPTIMIS bahwa perubahan pasti bisa dilakukan. Banyak orang baik di luar sektor kesehatan yang peduli dengan isu rokok. Tinggal bagaimana kita mau sabar dan tetap berjuang. Jangan Bosan Bergerak.

Sumber : Hario Megatsari. PromkesNetLearning.

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*