Gemar Menelaah Potensi Tiap Manusia

Gemar Menelaah Potensi Tiap Manusia

Jika sebagian besar orang lebih senang memilih & mencari yang terbaik, akan lebih baik bila kita lebih senang menyemai. Dalam menyemai belum terlihat siapa yang baik & tidak baik. Lagi pula kita tak perlu menerapkan kriteria yang sama pada individu yang berbeda. Dengan ini tak ada lagi yang baik/tidak baik, yang ada menempatkannya pada posisi yang bisa menjadikannya sebagai dirinya sendiri tanpa khawatir perlu disamakan dengan yang lainnya.

Pendidikan kita, sayangnya gemar memilah, menentukan kriteria yang sama bagi orang yang berbeda. Tumbuh merasa nir-potensi adalah saat yang berat. Takada wadah yang bisa diakses untuk mengakomodir bahwa tiap orang layak mengembangkan bakatnya. Untuk itu, cita-cita untuk memberikan akses bagi tiap individu mengembangkan potensi terbaiknya adalah menjadi bagian dari purpose mengapa kita perlu tetap membuka peluang bagi mereka yang digolongkan tidak “keren” dengan ukuran masa lalunya.

Belajar untuk tidak suka memilah apalagi memilah manusia. Melainkan sangat gemarlah menelaah potensi. Setiap individu berhak tumbuh & diwadahi pencarian potensinya. Mencari orang terbaik tentu resep mujarab bagi sebuah lembaga agar bisa mengakselerasinya. Hanya saja dilain pihak, harus juga ada yang berperan menyemai, menumbuhkan calon-calon terbaik dalam jumlah besar, agar yang terbaik itu memang ditumbuhkan terencana, tidak sporadis seperti turun dari langit begitu saja.

Jangan ragu berbuat baik. Idealisme memang tak mengenal kata “tapi”, sangat mungkin diwujudkan dengan membaginnya bersama waktu & sumber daya. Berstrategilah dengan keduanya & tetap berlatih melekatkan purpose di setiap langkahnya.

Sumber : Dwi Indra Purnomo

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*