Buka Puasa & Pemberian Sembako untuk Panti Asuhan Al Falah Kotagede

UKM Muslim ASY-SYIFA STIKES WIRA HUSADA YOGYAKARTA
UKM Muslim ASY-SYIFA STIKES WIRA HUSADA YOGYAKARTA

Alhamdulillah hari ini dengan persetujuan Alloh SWT, pemberian sembako & menu buka puasa untuk adik-adik panti asuhan Al Falah, Prenggan Kotagede telah tertunaikan. Meski sedang pandemi virus corona, tidak mengurungkan niat kami untuk memberi manfaat untuk adik-adik panti asuhan. Kekuatan dan tekad kami lebih besar dibanding kejadian pandemi virus corona ini karena kami memiliki tanggung jawab atas apa yang telah kami rencanakan saat menyusun program kerja di awal kepengurusan UKM Muslim Asy-Syifa STIKES Wira Husada Yogyakarta bulan Oktober 2019. Kami tidak ingin kegiatan-kegiatan yang telah kami rencanakan hanya sebagai formalitas diatas kertas. Kami ingin rencana yang kami susun, adalah pengingat dan pemberi semangat untuk kami dalam berjuang di jalan dakwah ini. Dan Alhamdulillah, Alloh mengijinkan rencana kami ini dan memudahkan jalan-jalan kami.

Awalnya kami ragu untuk melakukan buka bersama & pemberian sembako untuk anak yatim di masa pandemi virus corona ini. Namun, keraguan itu kami lawan. Karena ragu tanpa bergerak tidak akan menghasilkan apapun. Alloh suka ketika hambaNya berusaha terlebih dahulu. Soal hasil, nanti Alloh yang urus. Dan alhamdulillah usaha kami, tidak mengalami kendala apapun. Alloh benar-benar membantu di setiap langkah kami. Inilah yang membuat kami ingin terus bergerak. Bisa jadi Alloh senang dengan usaha kami ini.

Sedikit kami ceritakan perjalanan hingga sampai hari ini tiba. Dimulai awal april 2020, AL (Ketua UKM Muslim ASY-SYIFA STIKES Wira Husada Yogyakarta) yang mencari tahu nomor kontak panti asuhan di Yogyakarta. Alhamdulillah, didapatkan 3 nomor kontak panti asuhan. Panti Asuhan pertama adalah La Tahzan. Jumlah anak yatim nya sekitar 150an orang. Hmm jumlah yang luar biasa banyak. Kami sudah senyum minder dulu bisa gak ya kami kasih menu buka untuk anak yatim sebanyak itu. Panti Asuhan kedua adalah Al Falah di Prenggan Kotagede. Jumlah anak yatimnya sekitar 31 orang ditambah 1 pengasuh panti. Nah, kayanya cocok nih dengan kami. Hehe karena jumlah anak yatim yang tidak terlalu banyak. Insyaalloh kami bisa untuk menyiapkan menu buka puasa. Panti Asuhan ketiga adalah Muhammadiyah Nanggulan Kulon Progo. Wow jauhnya. Itu reaksi pertama kami. Tapi kami coba hubungi dulu. Jumlah anak yaitimnya sekitar 30 orang ditambah 10 pengasuh panti. Yang membuat kami tidak berpikir lama memilih Panti Asuhan Muhammadiyah Nanggulan adalah karena pict profil WA pengasuhnya adalah gambar wakaf tanah panti. Itu membuat kami memilih panti ini yang harus kami bantu.

Setelah, calon tempat panti Asuhan terpilih, Yulli (sekretaris UKM Muslim ASY-SYIFA STIKES Wira Husada Yogyakarta) membuat proposal buka bersama & pemberian sembako untuk 2 panti asuhan (Al Falah & Muhammadiyah). Jumlah anggaran yang kami rencanakan dan ajukan untuk bukber panti asuhan sebesar Rp 1.500.000,-. Jumlah yang lumayan sedikit untuk memberi menu buka untuk 2 panti asuhan. Akhirnya, muncul ide dari ibu Ais (pembina UKM Muslim ASY-SYIFA STIKES Wira Husada Yogyakarta) pengalihan anggaran. Jadi mengalihkan anggaran dari  kegiatan kajian kepemimpinan yang sudah 3 bulan tidak dilaksanakan. Setiap bulannya kami menganggarkan Rp 550.000,-. Jadi kalau di total, kami meminta anggaran untuk bukber 2 panti sebesar Rp 3.150.000,-. Jumlah yang cukup untuk menu buka 2 panti.

Bukan UKM Muslim ASY-SYIFA namanya kalau tidak kreatif. Meski masa pandemi virus corona, lembar pengesahan pake tandan tangan scan baik ketua dan sekretaris UKM ASY-SYIFA. Lalu, tanggal 14 April 2020, AL sang ketua maju meminta persetujuan ke ketua BEM dan ketua SEMA. Ketua BEM menanyakan apa benar akan bisa diadakan di masa pandemi seperti ini? Dan bukan ketua UKM ASY-SYIFA kalau tidak bisa meyakinkan Ketua BEM. Dengan tegas dan berani, AL menulis di chat WA ke Ketua BEM bahwa insyaalloh akan terlaksana. Alhamdulillah, Ketua BEM dan Ketua SEMA menyetujuinya.  Kemudian, tahap selanjutnya meminta persetujuan ka.bagian kemahasiswaan (Ibu Anisah) dan Pak Ronald selaku pembantu ketua III. Alhamdulillah beliau berdua menyetujui proposal kami.

Sudah sejak tanggal 14 April 2020, Ibu Ais meminta Siska (Kepala Dept. Kaderisasi) untuk menjadi bendahara donasi bukber & pemberian sembako ini. Karena Ummi (Bendahara UKM Muslim ASY-SYIFA) pulang kampung. Siska yang awalnya tidak memiliki mobile banking, Ibu Ais minta Siska membuatnya. Jadi setiap hari bisa memantau jumlah saldo tanpa harus ke ATM. Setelah nomor rekening menggunakan milik Siska, tahap selanjutnya membuat flyer. Flyer dibuat oleh Reza (Kepala Dept. JarMed UKM Muslim ASY-SYIFA). Membuat flyer yang bisa di acc juga tidak mudah. Reza berkali-kali harus merevisi flyer agar bisa di acc oleh Ibu Ais. Dibuat dari malam sampai tengah malam. Alhamdulillah reza sangat sabar dengan kritikan flyer dari Ibu Ais.

Proker kami selanjutnya selain bukber & pemberian sembako adalah membuat flyer pengingat ramadhan yang diisi dengan quote-quote menusuk jiwa. Kami menyisipkan nomor rekening donasi di tiap flyer hari ramadhan. Ini adalah cara kami agar para donatur mudah dan mau mentransfer sedekahnya. Hehe. Disinilah kami belajar marketing. Quote agama dapat, quote informasi donasi juga dapat.

Alhamdulillah donasi dari STIKES Wira Husada Yogyakarta sudah cair yaitu Rp 3.150.000,- dan uang tersebut diambil langsung oleh Siti (Dept Ketakmiran UKM Muslim ASY-SYIFA). Ada rencana Alloh, Alloh memilih Siti ke kampus STIKES Wira Husada Yogyakarta untuk mengambil uang tersebut di bagian keuangan. Alloh ingin tiap masing-masing pengurus memiliki peran. Inilah cara cantikNya. Karena saat itu, hanya Siti yang sudah selesai UAS nya. Jadi mau gak mau, Siti yang bisa ke kampus. Rapat pertama tanggal 30 April 2020, dan dana yang sudah masuk di rekening BNI Siska sebesar Rp 4.170.000,-. Masyaalloh tabarakalloh.  Jumlah yang kami tidak mengira sama sekali. Kami masih ingat, nominal pertama yang kami dapat adalah 1 juta. Ada 1 orang donatur yang mentransfer 1 juta. Kemudian, ada donatur yang malam-malam WA bu Ais mengatakan ingin memberikan 60 porsi menu buka untuk anak yatim. Jadi beliau transfer 1,2 juta. Inilah cara Alloh turun tangan langsung untuk menolong kami. Niat kami memberi menu buka dan sembako ke 2 panti, Alloh urus dan bantu melalui hamba-hambaNya.

Tibalah pada pembagian tim. Ada tim A dan tim B. Tim ini langsung dipilih oleh Ibu Ais. Tim A di Panti Al Falah yaitu Siti sebagai ketua, Yuni, Yuli dan DJ. Sedangkan tim B di Muhammadiyah yaitu Reza sebagai ketua, Siska, Via dan Habib. AL, Syahrul, Ummi dan Dina tidak bisa bergabung karena mereka semua pulang kampung. Meski mereka tidak ikut terjun langsung, namun mereka tetap ikut nimbrung ketika rapat.

Rapat paling menegangkan adalah ketika menentukan jumlah nominal untuk Al Falah dan Muhammadiyah. Jumlah dana ada 7.770.000,- harus dibagi seperti apa. Sesuai permintaan panti Muhammadiyah, mereka tidak bisa menerima menu buka puasa. Mereka hanya menerima sembako dan uang tunai. Sedangkan ada donatur yang sudah memberikan amanah untuk memberi 60 porsi menu buka. Akhirnya kami putuskan kami memberikan menu buka puasa untuk panti Al Falah selama 2 hari. Ini benar-benar rencana Alloh. Jadi, Panti Al Falah akan mendapat 2 hari menu buka puasa, sembako dan uang tunai. Sedangkan Panti Muhammadiyah mendapat uang tunai, sembako dan uang wakaf tanah.

UKM MUSLIM ASY-SYIFA STIKES WIRA HUSADA YOGYAKARTA
Siska & Reza sedang beli Kue Kaleng

Ternyata ada yang lebih seru dari rapat membahas dana yaitu turun langsung beli-beli sembako. Tim A dan Tim B saling bekerja sama. Prinsip kami, sembako yang dibeli berasal dari warga. Jadi tidak beli di supermarket. Kami ingin memanfaatkan UMKM milik warga. Dan ini seru banget. Semua pengurus ikut andil. Siti yang menyiapkan telor. Siska yang menyiapkan beras. Via yang menyiapkan masker, sirup dan jeruk. Yuni yang menyiapkan minyak, susu, peralatan mandi. Reza menyiapkan kue kaleng. Dan para lelaki, DJ dan Habib yang mengambil semua sembako-sembako ini. Hihihi.

UKM ASY-SYIFA STIKES WIRA HUSADA YOGYAKARTA
Habib & DJ mengambil Sembako di Toko Budenya Yuni

Dan hari ini, jam 09.00 Tim A kumpul dikampus. Kampus sepi karena hari ini ternyata hari libur perayaan waisak. Sempat ada tragedi telor pecah. Hihihi. Jadi rencana yang ke panti pagi jadi ke panti pukul 10.30. Yuni naik grabcar memegang telor agar tidak pecah lagi, sedang Siti dan DJ naik motor. Alhamdulillah sampai panti, langsung memberikan sembako dan uang tunai. Tidak lupa, kami foto bersama adik-adik Al Falah sebagai bukti dalam pembuatan laporan pertanggungjawaban.

UKM Muslim ASY-SYIFA STIKES Wira Husada Yogyakarta
Kiri-Kanan : DJ, Siti, Yuni setelah dari Panti Al Falah

Insyaalloh, besok jumat giliran tim B yang ke panti asuhan Muhammadiyah Kulon Progo. Dari kegiatan ini, kami banyak mendapatkan pelajaran berharga. Alloh adalah donatur utama kami. Kami jadi lebih dekat sesama pengurus karena kegiatan ini, kami jadi “berisik” terus di grup WA UKM Muslim ASY-SYIFA. Kami jadi belajar saling memahami antar pengurus dan saling bantu membantu. Dan yang utama, kalau kata ibu Ais “Alloh tak pernah salah dalam memilih pejuangNya dalam berdakwah”. Kata-kata itu menjadi penyemangat dalam diri kami bahwa Alloh benar-benar memilih kami dan kami tidak boleh mengecewakanNya.Dari kegiatan ini, kami jadi ingin terus berbuat baik dan bermanfaat untuk banyak orang banyak.

Terimakasih Alloh untuk kemudahan-kemudahan yang Engkau berikan. Terimakasih karena Engkau gerakkan langsung para donatur untuk menolong kami. Terimakasih karena Engkau bimbing di setiap langkah kami.

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*