Biografi Rasulullah SAW

Kita tahu bahwa kalau berkarya dengan hobi, passion, dan cinta maka hasil karyanya akan abadi dan kuat. Kabah dibangun dengan cinta, kuat hingga sekarang. Tajmahal dibangun dengann cinta, kuat hinga sekarang. Istiqlal dibangun dengan semangat kemerdekaan, kuat hingga sekarang. Karya apa saja kalau dibangun dengan cinta, In shaa Alloh abadi sampai akhir zaman. Tentang guru cinta, sang pembawa cinta adalah baginda Nabi Muhammad SAW karena Rasul punya misi diutus ke alam dunia ini seperti yang Allah sampaikan “AKU mengutusmu wahai Muhammad untuk menjadi Rahmat”. Maka segala apapun permasalahan hidup di alam jagad raya ini bilamana dihadapkan dengan Rasulullah SAW pasti jawabannya bijak, arif dan cinta.

Apabila kita ke makam Nabi Muhammad SAW di Madinah, kita akan menjumpai di depan makam beliau tulisan besar bertuliskan Arab yang artinya Muhammad bukan bapak diantara kalian. Tetapi Muhammad itu Rasulullah (utusan Alloh).

Semua figur yang dekat dengan Rasulullah SAW memiliki maksud. Sewaktu Rasulullah lahir, agama Majussi yang menyembah api di Iran, itu langsung mati apinya. Di Iran ada yang abadi apinya, selalu hidup. Salah satunya orang Iran bernama Salman Al Farizi yang memiliki ide perang Khondaq. Beliau tentara hebat dari Parsi yang tiba-tiba datang ke Madinah bertemu Rasulullah untuk syahadat. Ayah dan Ibu nya Salman, dari keturunannya dari awal sampai akhir selalu menyalakan api. Setiap hari dekat dengan api. Bila mati, dinyalakan. Itu kerjanya. Makanya itu abadi. Namun ketika Rasul lahir, mati itu api. Maka kelahiran Rasulullah adalah sesuatu yang hebat.

Dalam sebuah ayat, “orang-orang Musyrikin, orang-orang munafikin, orang-orang kafir itu tidak akan percaya bahwa Alloh itu satu”. Pada era Rasulullah SAW lahir, saat itu sedang musim menyembah hewan, patung. Patung terbesar pada saat itu ada 4 yaitu Lata, Udja, Manat, Qutbal. Empat patung besar itu berada di bukit di Thaif. Sehingga dari kejauhan pun kelihatan. Pada saat Rasulullah lahir, patung-patung tersebut retak.

Rasullah SAW bernama Muhammad bin Abdullah yang artinya orang yang selalu terus menerus berbuat baik yang paling utama hingga meninggal. Rasulullah lahir pada tanggal 12 bulan Rabiulawal Tahun Gajah. Dan meninggalnya pada tanggal yang sama, 12 Rabiulawal hari Senin. Apa arti Rabiulawal? Artinya pada musim semi yang mana semua kurma, semua bunga yang ada di Thaif dan seluruh kota Mekkah itu mekar.

Nama Ibunda Rasulullah SAW bernama Sayidatina Aminah binti Wahab. Nama Aminah memiliki arti kedamaian atau keamanan. Jadi Rasulullah dibesarkan di rahim yang penuh kedamaian dan dijaga dengan penuh keamanan. Ayahnya Sayidina Abdullah bin Abdul Muthalib. Abdullah memiliki arti kehormatan, keharuman dan orang yang sangat mengabdi kepada Allah. Abdullah meninggal saat Rasul masih dalam kandungan Aminah. Ayah beliau dimakamkan di Abua dekat Madinah. Bidan Nabi bernama Syifa yang artinya kesembuhan, perolehan yang sempurna. Yang menyusui Baginda Nabi adalah Sayidatina Halimatus Sa’diyah yang artinya lapang dada. Maka Rasulullah dibesarkan selama 5 tahun oleh Sayidatina Halimatus Sa’diyah dengan jiwa yang lapang, dengan cinta, penuh syukur. Kakek Nabi adalah Abdul Muthalib yang sering dikenal atau memiliki gelar dengan nama Syai’bah yang artinya bijaksana, arif.

Lalu kenapa dititipkan kepada Sayidatina Halimah? Ada paman Rasul yang musyrik namanya Abu Lahab. Paman Rasul ini dicatat oleh Alloh saking bengisnya menyerang Rasulullah. Oleh Alloh dicatat dalam Al Qur’an surat Al Lahab. Berarti begitu dahsyatnya paman Rasul. Abu Lahab sangat cinta kepada Ayah Rasulullah. Jadi putra kakek Nabi (Abdullah, Sayidina Hamzah, Abu Lahab), yang akhlaknya paling hebat adalah Abdullah. Saking hebat akhlaknya, Abu Lahab cinta. Saking cintanya ke Abdullah, Abu Lahab tahu kalau keponakannya (Baginda Nabi) akan lahir. Abu Lahab mempunyai budak yang bernama Suaibah. Abu Lahab menyuruh Suaibah untuk pergi ke Aminah untuk membanu kelahirannya. Lalu pergilah Suaibah ke Aminah. Jadi yang hadir ketika baginda Nabi lahir ada empat orang yaitu Ummu Salamah, Fatimah Ibu dari Usman bin Thaha, Syifa dan Suaibah. Rasul lahir dalam keadaan sujud, tidak menangis dan sudah khitan. Ketika Baginda Nabi lahir, Suaibah lari ke Abu Lahab “Ya Abu Lahab, keponakanmu sudah lahir. Ganteng, sampai gantengnya tidak bisa terlihat karena bercahaya. Diberi nama Muhammad”. Abu Lahab senang mendengarnya. Karena belum mengenal Alloh, Abu Lahab menyebut 4 Tuhannya yaitu patung yang bernama Lata, Ujha, Manat, Qutbal. Patungnya besar sebesar Borobudur. Adanya di Thaif. Saking senangnya Rasul lahir, Suaibah dimerdekakan. Abu Lahab berkata pada Suaibah “sekarang engkau merdeka. Silahkan mengabdi ke Aminah”. Rasa cinta karena Rasul lahir hanya sebentar. Selanjutnya Abu Lahab benci kepada Rasul. Namun setelah dia meninggal, paman Rasul Sayidina Ibni Abas bermimpi. Ketika mimpi, dia melihat Abu Lahab diam di neraka. Ketika dia diam, Ibni Abas merasa kasian karena Abu Lahab pembesar Mekkah, orang kaya, punya jabatan, bisa memerintah semua pasukannya di kota Mekkah. Namun akhiranya di dalam api neraka tempatnya. Selasa, Rabu, kamis, jum’at, sabtu, minggu disiksa dalam neraka yang paling bawah. Sudah hancur badannya, bakar lagi. Handur, bakar lagi. Cuma Alloh memberhentikan siksaannya pada hari senin. Alloh berbicara kepada malaikat neraka “Ya Malaikat Malik, tolong itu Abu Lahab jangan di siksa pada hari Senin. Jadi hari senin, dia istirahat”. Ibnu Abas melihat Abu Lahab memasukkan jempol tangannya ke mulutnya seperti bayi. Kenapa? Karena saking panasnya itu neraka, dia kepanasan dan kehausan. Kenapa diliburkan siksaan Abu Lahab di hari Senin? Karena Rasul lahir pada hari Senin. Abu Lahab pernah bahagia ketika Rasul lahir maka diberhentikan itu neraka untuk Abu Lahab.

Ketika Rasul lahir, turun wonder woman yaitu seorang wanita ahli Surga. Alloh mengutus Sayidatina Hawa. “Ya Hawa, turun ke Aminah. Bantu kelahirannya (Rasulullah) ”, seru Alloh SWT kepada Hawa. Jadi ketika lahir, Sayidatina Aminah berjumpa dengan Sayidatina Hawa. Kemudian Alloh mengutus Sayidatina Maryam, Sayidatina Asiyah (Istri Fir’aun), dan Sayidatina Sarah (Isti Baginda Nabi Ibrahim) untuk mendampingi kelahiran Rasulullah.

Dipunggung Rasulullah ada tanda keNabian. Jika berjalan, awan mendung terus mengikuti diatas Rasulullah. Sosok Rasulullah bila hadir, menenangkan dan menentramkan. Wajahnya cerah seperti fajar. Rambutnya hitam bagaikan gelapnya malam. Hidungnya mancung seperti huruf Alif. Alis beliau seperti huruf Nun. Pendengaran Rasulullah itu peka sekali sampai goresan pena terdengar oleh beliau. Penglihatannya sangat tajam. Ketajaman penglihatannya sampai bisa menembus langit ketujuh.

Yang pertama Alloh ciptakan adalah Nur Muhamamd. Dari Nur Muhammad itu, Alloh ciptakan malaikat, para Nabi, alam jagad raya ini. Beliau dilahirkan pertama kali Cuma diutus terakhir. Kelahiran Rasulullah memiliki kontribusi besar karena yang membawa Islam itu adalah Rasul dan kita merasakan nikmatnya beragama Islam.

Sumber : Kang Rashied. Love Creat Everything (Biografi Rasulullah SAW)

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*