Belajar Copywriting

Belajar Copywriting
Belajar Copywriting

Sudah menjadi keharusan bagi kita sebagai pelaku bisnis untuk menguasai ilmu copywriting, sekarang jamannya digitalisasi 4.0, dengan revolusi industri 4.0 menjadi peluang dan tantangan tersendiri bagi kita. Tenaga kerja manusia akan mulai tersisih dengan adanya teknologi informasi dan digital, teknologi akan memanjakan manusia. Termasuk sales, banyak tools marketing yang digunakan saat ini untuk meningkatkan omset, sebut saja FB Ads, instagram Ads, Google Ads dan lain-lain maka sudah menjadi hal yang wajib bagi kita untuk menguasai ilmu copywriting.

Copywriting adalah sebuah teknik menghasilkan tulisan yang membuat pembaca memberikan respon kepada kita. Copywriting yang bagus adalah yang menghasilkan transferan. “Tidak ada harga yang mahal, yang ada hanya market yang belum teredukasi dengan manfaat yang diberikan” kata Dewa Eka Prayoga.

Perlukah mengasah skill copywriting ? Sudah pasti ! Setiap perusahaan yang bergerak di dunia digital pasti membutuhkan tenaga ahli dalam membuat content, entah content artikel untuk insight ataupun kegiatan promosi produk dan jasa dari perusahaan tersebut.

Berikut 8 anatomi copywriting pemicu CLOSING :

  1. Headline : iklannya iklan kita. Jangan sampai pelanggan berfikir. Siapa peduli ? Memang kenapa ? Apa untungnya buat saya ? Setiap profesi wajib bicara. Presentasi tak sesuai ekspektasi ? Ubah dengan upgrade skill bicara. Tips dalam menulis headline ? gunakan angka, beritahu urgensinya, hilangkan hambatan, tulis nama orang terkenal, tunjukkan 3 keuntungan sekaligus.
  2. Penawaran! Cara menyampaikan penawaran. Sampaikan WHY secara singkat, utarakan persoalan yang paling mendasar dan gunakan data. Deskripsi produk, sampaikan what, apa produk kita ? Daftar manfaat, sampaikan how to, manfaat customer menggunakan produk kita.
  3. Alasan. “Alasan yang paling sering membuat iklan gagal adalah pengiklan lupa menjelaskan, mengapa khalayak harus membeli” Kata John Caples. Kenapa orang harus beli produk kita ? Frasa untuk alasan. 7 alasan kenapa kita HARUS beli. Mengapa produk ini WAJIB kita miliki. Kenapa ini PENTING untuk kita coba. Ini alasan kenapa kita HARUS bergabung menjadi. selain alasan ini, alasan apalagi yang membuat kita tidak MEMBELI produk ini.
  4. Bonus. “Adanya bonus akan semakin menguatkan pembaca untuk membeli produk kita” Kata Dewa Eka Prayoga. Bonus harus relevan, berkualitas dan ada harga.
  5. Testimoni. Mengapa harus menggunakan TESTIMONI ? Hirarki closing.
  6. Garansi. 3 fungsi garansi adalah mengunci risiko mereka, mengatasi rasa frustasi mereka, alasan terkuat mereka bertransaksi dengan kita.
  7. Call to action. “Jika Call to action kita lemah, maka orang-orang hanya menikmati tulisan demi tulisan yang kita sajikan, tapi mereka tidak membelinya” Kata Dewa Eka Prayoga. Contoh kalimat call to action misalnya “apalagi yang kita tunggu? telepon sekarang juga!”, “dapatkan katalog GRATIS kami. Hubungi”, “kuota terbatas, daftar sekarang juga! Putuskan sendiri”, “lakukan hari ini”, “Jangan ragu-ragu”, “berminat?”
  8. Notes Book. mencatat poin-poin yang dirasa perlu untuk kelengkapan data. Selain itu, feedback positif yang dirasakan positif oleh customer, dari mana customer mendapatkan informasi produk. dan tulis sesuatu yang dianggap penting.
loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*