Al-Aziz. Alloh Maha Memenangkan

Sesungguhnya Alloh yang Maha menang dan tidak bisa dikalahkan. Pasti akan memenangkan agama ini. Kenapa? Karena Dia telah menamai diriNya Al Aziz, Maha memenangkan, tidak bisa dikalahkan. Karena itu, janganlah khawatir akan nasib agama ini, akan masa depan agama ini. Karena dia (agama Islam) milik Al Aziz, Maha memenangkan. Tidak mungkin agama ini terkalahkan. Karena itu, kita tidak penting untuk khawatir. Tidak perlu kita resah akan nasib dan masa depan agama ini. Yang perlu kita khawatirkan adalah Apakah Alloh memilih kita sebagai alatNya untuk memenangkan agama ini, Apakah Alloh memilih kita sebagai karyawanNya untuk berkontribusi di dalam memenangkan agama ini. Karena agama ini milik Al Aziz, yang Maha memenangkan maka Dialah yang akan memenangkan agama ini. Sesungguhnya orang yang ingin menghancurkan agama ini seperti orang yang mendongakkan wajahnya keatas diatas teriknya matahari kemudian dia meludahi matahari. Lalu apa yang terjadi? Sesungguhnya ludahnya akan mengenai wajahnya sendiri.

Makna ketiga dari Alloh Al Aziz adalah Alloh yang memberikan sokongan kekuatan kepada kita. Alloh yang mengokohkan kita dengan menyokong kita dengan kekuatan. Dalam surat Yasiin “Ingatlah ketika kamu mengutus dua Rasul pada suatu kaum, kaum itu lalu mendustakan Rasul ini”. Lalu Alloh berfirman “Kami kuatkan dua orang utusan ini dengan yang ketiga”. Untuk apa? Untuk kami berikan sokongan kekuatan dan bantuan.

Setelah mendengar kalimat Al Aziz ini, di dunia ini tidak ada yang saya takutkan kecuali Al Aziz, Alloh yang Maha memenangkan. Di dalam Al Qur’an, Alloh sering menyebutkan nama Alloh Al Aziz bersamaan dengan nama Alloh Ar Rahim. Aziz, Maha perkasa. Rahim, Maha Penyayang. Kenapa demikian? Kadang ada orang yang memiliki kekuatan, perkasaan tapi dia adalah orang yang kejam. Orang yang otoriter tapi Alloh menyebut Aku Aziz tapi Aku Rahim. Aku Maha perkasa tapi Aku tidak sewenang-wenang.

Siapakah yang mengendalikan alam semesta ini? Berapa jumlah planet dan bintang-bintang yang ada di langit. Para Ahli mengatakan jumlah bintang dan langit sejumah pasir yang ada di muka bumi ini. Lalu mengapa mereka tidak saling bertabrakan? Sesungguhnya kita tahu bahwa bila bumi ini mendekat sedikit ke matahari dari jarak yang sekarang, maka apa yang akan terjadi? Bumi ini akan terbakar beserta isinya. Lalu bagaimana bila bumi menjauh sedikit dari matahari? Bumi ini pun akan membeku. Al Aziz yang Maha mengendalikan, memegang bumi dan langit semuanya. Apa yang membuat bumi tidak disedot oleh matahari? Kita tahu matahari memiliki gaya gravitasi yang luar biasa. Semua benda langit juga termasuk bumi memiliki gravitasi tetapi apa yang menyebabkan bumi ini tidak tersedot oleh matahari yang memiliki daya tarik yang luar biasa. Di dalam Al Qur’an, Alloh berfirman “sesungguhnya Alloh memegang langit-langit dan bumi untuk tidak lenyap”. Andaikan langit dan bumi itu tidak dipegang oleh Alloh, siapakah yang memegangnya selain Dia. Hendaklah kita sewaktu-waktu mencari tempat yang hening, gelap dan lapang, lalu lihatlah ke langit. Lalu menangislah karena cinta kepada Alloh Al Aziz.

Suatu hari Nabi Musa pernah bertanya pada Alloh “Yaa Alloh mengapa Engkau tidak tertidur atau mengantuk?” Lalu Alloh berfirman kepada Nabi Musa “Wahai Musa, ambilah dua kaca lalu peganglah dengan engkau berdiri lalu memegang dua kaca itu. Satu malam engkau lakukan itu dan jangan kau lepas”. Lalu Musa melakukannya. Saat Nabi Musa berdiri, baru beberapa menit saja Nabi mulai mengantuk. Apa yang terjadi? Kaca pecah. Lalu Alloh berfirman “Wahai Musa, jika Aku tidur dan mengantuk, seperti itulah yang terjadi. Jika Aku mengantuk dan tertidur lalu siapa yang menjaga langit dan bumi. Aku biarkan engkau tertidur, sementara Aku tidak tidur demi menjaga mu”. Jika ada orang yang tidak tidur demi menjaga kita, kita pasti mencintainya. Alloh tidak tidur dan tidak mengantuk demi menjaga kita. Tidakkah kita jatuh cinta kepada Alloh? Alloh Al Aziz. Alloh yang Maha Perkasa. Apakah Anda Hamba yang Maha Perkasa?

Pada masa Rasulullah dan para Sahabat. Alloh Al Aziz menampakkan diriNya dalam sejarah pada waktu perang Badar. Kita tahu jumlah kaum muslimin pada perang Badar hanya 313 orang. Hanya memiliki dua kendaraan kuda, yang lain berjalan kaki. Sementara pihak musuh, jumlah tentaranya ada seribu dan 300 kendaraan kuda sisanya mengendarai unta. Apakah Rasulullah dan Sahabat tidak menyiapkan lebih? Tidak. Rasulullah dan Sahabat telah mempersiapkan dengan maksimal dan batas itu kemampuan mereka. Lalu bagaimana mengimbangi musuh? Maka Alloh Al Aziz ada diantara Rasulullah dan para Sahabat. Mintalah bantuan kepada Al Aziz. Maka Kami berikan mereka dengan sokongan kekuatan yang lainnya. Karena itu, pada perang Badar kita menyaksikan bagaimana Alloh menampakkan sifat Al Aziz Nya dalam perang Badar itu. Alloh menyuruh Rasulullah meminta pertolongan kepada Alloh “Ingatlah ketika kalian minta tolong kepada Alloh”. Lalu apa bantuan Alloh? Alloh berfirman “tidak ada yang tahu tentara Alloh kecuali Dia. Dan Alloh memiliki tentara-tentara langit dan bumi”. Lohat bagaimana Alloh mengirim bala tentara kepada kaum muslimin pada perang Badar. Apa bala tentara yang Alloh kirim? Alloh mengirimkan kepada para Sahabat rasa kantuk itu sebagai tentara. Alloh berfirman “Ingatlah ketika Alloh meliputi kalian dengan rasa kantuk”. Para Sahabat pada waktu itu (sebelum peperangan) diberi rasa kantuk oleh Alloh. Untuk apa? Untuk memberikan ketenangan dan energi yang luar biasa. Sampai ada seorang Sahabat mengatakan “Aku bertugas melakukan penjagaan pada waktu itu. Tetapi setiap kali aku menjaga memegang pedang terjatuh hingga sampai tujuh kali dan ketika aku sadar dari rasa ngantuk dan segar, Aku melihat para sahabat yang lain tertidur karena aku melihat dengkur mereka”. Bala tentara apa lagi yang Alloh berikan selain kantuk? Turun hujan. Alloh turunkan hujan. Untuk apa hujan? Yang menarik adalah di tempat tentara kaum muslimin, hujannya tidak lebat. Kenapa demikian? Untuk membuat tanah yang mereka injak semakin kuat. Adapun dipihak orang kafir, di tanah mereka Alloh turunkan hujan yang sangat lebat agar menjadi becek sehingga mereka berat mengangkat. Apa lagi yang Alloh kirimkan selain kantuk dan hujan? Alloh mengatakan “ingatlah ketika engkau minta tolong kepadaKu, Aku Al Aziz lalu Aku memberikan bala tentara dari malaikat”. Bayangkan Alloh mengirim bala tentara dari para malaikat. Kenapa demikian? Karena Alloh bersifat Al Aziz, ketika yang lemah datang kepada Alloh Al Aziz maka Alloh akan menguatkannya. Karena itu ketika malaikat turun membawa kuda-kuda. Apa kata Rasulullah? “Alloh Maha Besar. Aku melihat para Malaikat memegang kendali kuda mereka dan ikut berperang bersama kita”. Dan ada para Sahabat yang menceritakan bahwa disaat mereka ingin memancung leher orang kafir di dalam peperangan itu, tiba-tiba leher orang kafir itu telah putus duluan sebelum pedangnya mengenai leher itu. Mengapa demikian? Alloh telah menguatkan para sahabat dengan mengirimkan bala tentara-tentaraNya.

Wahai umat Islam yang mungkin merasa lemah saat ini, Wahai negeri negeri Muslim yang saat ini merasa tidak ada kekuatan, kerahkanlah apa yang kalian bisa lalu datanglah kepada yang Maha Aziz, Alloh akan memberikan kita kemenangan dan kekuatan. Kenapa? Karena Dia telah menamai diriNya dengan Al Aziz, Alloh yang Maha mengkokohkan.

Ketika seseorang mengenal Alloh Al Aziz, akan tumbuh di dalam dirinya kekuatan, keberanian dan tidak takut apapun di dunia ini sebagaimana dalam sejarah, Abdullah bin Masud berkata “Aku masih merasakan kekuatan dan keperkasaan selagi Umar masih hidup”. Kenapa? Umar merasakan nama besar Alloh Al Aziz tumbuh di dalam hatinya.

Sumber : Ust. Jumharuddin, Lc. Asmaul Husna TV one 11 Januari 2015.

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*