8 Karakter Yang Harus Dimiliki Sebelum Menikah

8 Karakter Yang Harus Dimiliki Sebelum Menikah

Hal pertama yang harus dilakukan ketika sebelum menikah adalah membentuk karakter pribadi. Nikah atau belum nikah atau tidak nikah, kamu harus tetap menjadi orang baik. Harus tetap memiliki karakter yang positif, konstruktif dan kontributif. Hal penting dan fundamental dalam menapaki kehidupan di muka bumi ini adalah pembentukan karakter. Baik buruknya karaktermu, akan mempengaruhi kondisi karier, keluarga, persahabatan dan kehidupan sosialmu di masa yang akan datang. Maka persiapkan diri dengan pembentukan karakter pribadi yang baik.

Lalu, karakter pribadi seperti apakah yang harus dibentuk sejak dini pada dirimu ? Tentu berbagai karakter positif, konstruktif dan kontributif. Diantaranya ada 8 karakter.

Karakter Pertama, Pribadi shalih dan shalihah. Sangat penting bagimu untuk membangun keshalihan pribadi. Orang shalih atau shalihah artinya adalah orang yang baik. Baik dalam segala cakupan maknanya. Fondasi untuk membentuk pribadi shalih/shalihah adalah rasa takut kepada Allah, karena menyakini Allah selalu mengawasi semua tindakannya. Jadikan pastikan kamu mempunyai pribadi yang sholih sholihah ya. Fokus ke perbaikan diri sendiri dulu. Fokus untuk menjadi pribadi yang sholihah. Jangan menuntut, tapi kita fokus ke kelayakan diri.

Karakter Kedua, Pribadi Dewasa. Menjadi tugas kamu untuk mendewasakan pribadi. Sangat berbahaya, jika orang belum dewasa sudah menikah. Laki-laki dan perempuan yang tidak dewasa, jika mereka hidup berumah tangga, tidak akan bisa bertahan lama. Mereka tidak bisa mengendalikan emosi, tidak bisa menyelesaikan masalah secara dewasa, tidak mampu menghadapi badai persoalan dalam kehidupan. Itulah sebabnya, menikah hanya boleh dilakukan oleh orang dewasa.

Karakter ketiga, Pribadi pembelajar. Sangat penting bagi kamu untuk memiliki jiwa pembelajar, yang tidak hanya giat menambah ilmu pengetahuan, wawasan, namun juga ketrampilan. Kehidupan pernikahan adalah kondisi yang sangat dinamis, penuh dengan aneka warna keadaan. Kadang melewati suasana penuh keceriaan dan kebahagiaan, kadang harus melewati kesusahan dan kedukaan. Kita harus siap untuk terus belajar menghadapi semua kondisi kehidupan yang aneka rasa tersebut. Jadi jangan menganggap bahwa nanti ketika menikah itu akan enak terus. Akan sangat naik turun dan dinamis. Pilihlah pasangan yang memang sadar akan roller coster kehidupan pernikahan. Penuh dengan cobaan dan godaan tapi harus bisa melewati bersama-sama.

Karakter keempat, pribadi yang mandiri. karakter yang juga sangat penting untuk kamu bentuk dalam diri adalah pribadi yang mandiri. Sebelum menikah, anak akan hidup dan bergantung kepada kedua orang tuanya. namun setelah menikah, mereka lepas dari orang tua dan bertanggung jawab atas kehidupan keluarga yang dibangunnya bersama pasangan.

Karakter kelima yang harus dimiliki seorang yang ingin segera menikah adalah pribadi kreatif dan produktif. Hendaknya setiap diri berusaha untuk menjadi pribadi yang kreatif dan produktif dalam kebaikan. Kamu tidak perlu menunggu menikah untuk menjadi pribadi yang kreatif dan produktif, karena waktu yang kita miliki pada dasarnya sangat terbatas. Jadilah pemuda yang kreatif dan produktif, yang memanfaatkan semua waktu untuk hal-hal yang bermanfaat.

Karakter keenam, pribadi kuat & tahan banting. Sejak muda, hendaknya kamu memiliki pribadi yang kuat, yang siap menanggung berbagai beban berat dan tahan banting. Jika sejak muda kamu sudah memiliki pribadi yang kuat dan tahan banting, maka peristiwa yang paling sulit sekalipun setelah hidup berumah tangga nantinya, akan bisa kamu hadapi dengan sukses. Tergantung bagaimana kita kehidupan atau pengalamannya di masa muda, tahan banting atau tidak.

Karakter ketujuh, Pribadi penyabar, penyayang dan pengasih. Kelak dalam kehidupan berumah tangga, kamu akan bertemu dengan banyak kejadian dan peristiwa, yang tidak selalu sesuai dengan keinginan kamu. Jika kamu tidak memiliki jiwa sabar, kamu akan uring-uringan setiap hari. Sedangkan ketika kamu sudah mempunyai jiwa penyabar, kamu akan lebih mudah untuk menghadapi segala konflik dan membentuk keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah.

Karakter kedelapan, pribadi resilien. Pribadi yang resilien adalah pribadi yang memiliki daya lenting tinggi. Pribadi yang resilien, memiliki kemampuan untuk cepat bangkit apabila sempat mengalami guncangan permasalahan dan keterpurukan. Ia mudah memaafkan kesalahan orang lain dan mudah sembuh dari kesakitan yang muncul akibat perlakuan orang kepada dirinya. Sedang pribadi yang tidak resilien, sangat sulit untuk bangkit dan kembali ke kondisi semula, apabila sempat mengalami keterpurukan. Mereka juga sulit memaafkan orang lain, pendendam dan memerlukan waktu lama untuk sembuh dari rasa sakit akibat perlakuan orang kepada dirinya.

Ingat, sebaik apapun pasangan hidupmu kelak, tetap saja memiliki sisi-sisi kelemahan dan kekurangan yang kelak akan menjadi sumber kekecewaan. Oleh karena itu, siapkan diri untuk bisa menampung berbagai hal yang tidak sesuai harapan atau tidak sesuai ekspektasi yang dibangun sebelum menikah. Inilah pondasi bagi terbentuknya pribadi resilien.

Demikianlah delapan karakter penting yang harus kamu siapkan sejak dini, untuk menghadapi kehidupan pernikahan, keluarga, bermasyarakat, bekerja, berkarier, berorganisasi, berbangsa serta bernegara. Berbekallah dengan sebaik-baik perbekalan.

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*