5 Desa Tertinggal di Yogyakarta

5 Desa Tertinggal di Yogyakarta

Telah terbit Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 126 Tahun 2017 tentang penetapan desa prioritas sasaran pembangunan desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi. Sebanyak 17.000 desa (dari Sabang sampai Merauke) telah ditetapkan menjadi prioritas pembangunan di Indonesia.

Adapun penetapan 17.000 desa ini berdasarkan kategori desa yang masuk dalam wilayah pinggiran yaitu desa dalam kawasan pedesaan, perbatasan dan daerah tertinggal dengan usaha pokok sektor pertanian dan pelaku usaha mikro dan kecil yang berkarakter tradisional sesuai cita ke 3 Nawa cita.

Kriteria penetapan desa prioritas sasaran meliputi

  1. Desa-desa yang termasuk dalam deliniasi 40 (empat puluh) pusat pertumbuhan baru yang menjadi sasaran peningkatan keterkaitan Desa-kota;
  2. Desa-desa yang termasuk dalam deliniasi 144 (seratus empat puluh empat) Kawasan yang menjadi sasaran pembangunan transmigrasi;
  3. Desa-desa yang termasuk dalam deliniasi 80 (delapan puluh) kabupaten daerah tertinggal yang menjadi sasaran pengentasan menjadi kategori kabupaten maju;
  4. Desa-desa yang termasuk dalam kategori Tertinggal, Terpencil dan Terluar (3T);
  5. Desa-desa yang menjadi lokasi penanganan stunting melalui Program Padat Karya, yang mencakup 1.000 (seribu) Desa di 100 (seratus) Kabupaten;
  6. Desa-desa yang merupakan lokus dari kegiatan GSC (Gerakan Sehat Cerdas);
  7. Desa-desa yang menjadi sasaran terwujudnya Desa Wisata;
  8. Desa-desa yang menjadi Pilot Project Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, yang mencakup 37 (tiga puluh tujuh) Desa;
  9. Desa-desa yang memperoleh intervensi 4 (empat) agenda prioritas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi; dan
  10. Desa-desa prioritas lain yang difasilitasi oleh Kementerian/Lembaga.

Lalu bagaimana dengan Yogyakarta ? Ada 41 Desa yang masuk desa berkembang dan ada 5 desa yang masuk desa tertinggal. Adapun 5 desa tertinggal tersebut yaitu

  1. Desa Kanoman Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon progo (Nilai Indeks 49,95)
  2. Desa Wahyuharjo Kecamatan Lendah Kabupaten Kulon progo (Nilai Indeks 48,44)
  3. Desa Kebon harjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon progo (Nilai Indeks 48,35)
  4. Desa Sidoharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon progo (47,06)
  5. Desa Duwet Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunung Kidul (46,03)

Bagi para peneliti dan dosen bisa fokus ke 5 Desa tersebut untuk melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat.

Pages

Posts by category

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*