4 Tahapan Zona Mencapai Kesuksesan

4 Tahapan Zona Mencapai Kesuksesan

Ada beberapa zona yang perlu ditembus untuk memiliki sebuah capaian yang banyak orang mengatakannya sebagai kesuksesan. Lalu, “Kapankah masalah itu hadir ?”

Masalah kerap hadir ketika kita terjebak di zona nyaman dan terlambat bangun ketika situasi sudah jauh meninggalkan kita. Atau jika ketika kita baru saja memiliki mimpi baru dan berakibat banyak hal baru sehingga timbul maslaah dalam perjalanannya. Untungnya jika masalah timbul karena adanya mimpi baru, kita akan menyikapinya sebagai tantangan, bukan beban melainkan menjawabnya dengan belajar. Ada mimpi maka ada pula ongkosnya, ongkosnya berupa proses menelusuri dari comfort zone hingga growth zone.

  1. Comfort zone. berawal dari kondisi nyaman, keadaan dimana kenyamanan dan kondisi terkontrol menaungi sekeliling, begitu juga resiko rendah namun rewardnya juga minim. Pergerakan dari zona nyaman biasanya bergerak pada zona kedua
  2. Fear Zone. Kebanyakan kamu mungkin sedang berada pada zona ini. Perasaan kurang percaya diri, mencari beragam alasan untuk maju bahkan alasan untuk tidak maju, dan begitu banyak oponi dari luar yang mempengaruhi. Jika kamu lulus dari zona kedua ini, kamu akan masuk pada zona ketiga
  3. Learning Zone. Zona ini akan banyak menghadapi tantangan, bagaimana mengurai dan menyelesaikan masalah, belajar keterampilan baru hingga mulai mau mencari pengalaman baru dan meninggalkan zona nyaman. Zona ketiga beres maka kamu akan melompat pada zona tumbuh.
  4. Growth Zone. Di zona tumbuh ini kamu akan banyak menemukan purpose, menikmati mimpi yang pernah kamu imajinasikan sebelumnya, membuat goals baru dan mencapai tujuan kamu.

Dari zona ke zona perjalanan perlu banyak belajar, bisa memulai dengan belajar mengurut prioritas, mencatat, follow up, mengerjakan dan menuntaskannya. Belajar melihat catatan masa lalu, gunakan ilmu yang sudah di dapat digunakan dalam keseharian.

Lihat lagi apa yang harus dituntaskan, apa yang dimulai diselesaikan, apa yang prioritas didahulukan dan berproses dengan tekun.

Kamu lagi di zona manakah ?

Sumber : Dwi Indra Purnomo

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*