Bibliotherapy : Penyelesaian Masalah Melalui Buku

Mengenal Bibliotherapy

Bibliotherapy berasal dari biblio (buku) dan therapy (penyembuhan yang merujuk pada bantuan psikologis). Jadi penggunaan buku digunakan untuk penyelesaian masalah. Bibliotherapy dimulai sejak wahyu Alloh SWT melalui malaikat Jibril untuk Rasulullah SAW di Gua Hiro yaitu iqro (bacalah). Jadi konsep nya ada di dalam Al Qur’an al karim yaitu bahwa al qur’an sebagai obat/penyembuh bagi orang yang yakin. Jadi bila ada yang tak yakin maka tak akan jadi obat/penawar (surat Al Isra ayat 82).

Buku-buku yang ada saat ini merupakan turunan-turunan dari firmanNya, terlepas apakah penulisnya muslim maupun non muslim. Ketika mereka menulis berarti mereka mengikat makna dari ayat-ayat kehidupan yang berasal dari Alloh SWT. Sehingga bukan karena kita pandai tapi ada yang menggerakkan. Lalu dimulai dari mana? Minat baca. Kalau sudah memiliki budaya baca maka minat baca akan muncul.

Definisi bibliotherapy adalah teknik treatment menggunakan buku, sebagai konseling, sebagai pendidikan, psikologi, library therapy, biblio profilaksis, tutorial grup terapi (sifatnya klasikal), litera therapy (menggugah RASA ingin tahu), petunjuk dalam penyelesaian masalah dan interaksi antara fasilitator dengan partisipan berbasis sharing yang bermutu. Biblioteraphy bukanlah mendongeng tapi mendongeng adalah satu teknik dari multi teknik biblioterapy.

Sebuah lampu. Apa yang membuat lampu nampak bercahaya? Aliran listrik. Apakah nampak ? Tidak tapi bisa menimbulkan cahaya. Begitulah kondisi psikologis seseorang. Ketika ia nampak seperti orang stress atau depresi berarti ada sesuatu yang salah dan tak nampaknya. Apa itu ? MENTAL. Kalau mentalnya sakit maka langsung mengenai tubuhnya yang sakit. Atau biasa disebut simptom (gejala).

Menurut bunda Susan, Remaja bukan pencarian jati diri. Seharusnya di usia remaja, ia harus memiliki jati dirinya. Pendidikan sekarang mengarahkan anak-anak tidak mandiri di usianya yang seharusnya sudah mandiri. Rasulullah saja menggembala kambing di usianya 7 tahun dan sudah ikut berdagang di usianya 11 tahun. Tapi anak-anak sekarang ?? Anak SMA sekarang berpikirnya belajar terus tapi belajar kehidupannya kurang.

Bibliotherapy itu bila melibatkan orang-orang yang sehat maka akan terjadi transformasi atau perpindahan energi posisi dari yang sehat ke sakit atau sebaliknya (yang sehat mengambil semangat dari yang sakit).

Bunda Susan bercerita bahwa di tepi laut sungai nil ditemukan tulisan di perpustakaannya bahwa perpustakaan adalah penyembuhan jiwa. Jadi orang yang masuk ke perpustakaan itu sebenarnya sedang sakit jiwa karena sedang berupaya menyembuhkan jiwa.

Menurut hasil penelitian yang dijelaskan bunda Susan, membaca diam lebih merelaksasi daripada tea time atau jalan-jalan di taman.

Jadi buku meningkatkan kualitas kehidupan.

Bibliotherapy itu bantuan untuk pengajaran dan penyembuhan.

Tujuan bibliotherapy adalah memberikan informasi tentang masalah. karena fase pertama dalam biblioterapy adalah membangun pendekatan emosi. Tujuan kedua yaitu memberikan insight (pemahaman yang timbul dengan cepat). Ketiga adalah menstimulasi diskusi tentang masalah. Keempat adalah menkomunikasikan nilai-nilai dan sikap-sikap baru. Kelima adalah menciptakan suatu kesadaran bahwa orang lain berhasil menyelesaikan masalahnya. Keenam adalah menemukan solusi atas permasalahan. Ketujuh adalah semakin kita mengenal diri kita sendiri dan pencipta kita.

3 hal bibliotherapi meliputi mempelajari fakta baru, mendapatkan pendekatan lain atas masalah, dan cara memikirkan masalah.

Prinsip bibliotherapi meliputi menentukan material yang dikenal, mengenali durasi. Bila klien tidak memiliki masalah berarti pengembangan diri, kondisi emosional, usia kronologis & usia biologis.

Terimakasih Alloh SWT. Alloh SWT selalu mengatur rencana perjalanan hidup saya dengan sangat cantik. Salah satunya saya jadi tahu tentang bibliotherapy. Perjalanan naik motor dari Jatinangor ke UPI Bandung itu sesuatu banget. Dan terbayar berkali lipat karena terasa dan bermanfaat bagi saya hingga hari ini.

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*