1000 Sepatu Sekolah untuk Yatim & Dhuafa

1000 sepatu sekolah untuk Yatim & Dhuafa

Ada seseorang yang resah karena melihat mahasiswa & masyarakat pada bulan Ramadhan semangat mengumpulkan uang puluhan juta untuk acara buka puasa bersama anak yatim. Dan uang puluhan juta yang telah terkumpul itu habis dalam waktu semalam. Menurut kamu, apakah keresahan orang tersebut itu wajar ? Saat tahu alasan dibalik keresahannya itu, saya jadi terbawa mengikuti pemikirannya. Ia berpikir kenapa tidak melakukan aksi sosial yang bisa berdampak panjang. Dan muncullah ide sepatu. Sepatu adalah simbol semangat. Ketika kita memberikan sepatu, semangat itu diharapkan tumbuh. “Dengan memberikan sepatu, kita telah membekali anak-anak untuk semangat belajar. Insyaalloh pahala kita ada di setiap langkah mereka”katanya.  Selain itu, sepatu tidak mudah dimiliki karena harganya yang tak murah. Sepatu juga menumbuhkan semangat belajar dan manfaatnya panjang.

Karena itu, pada tahun 2011 muncul ide “1000 sepatu sekolah untuk yatim & dhuafa”. Saat ini, sudah tahun ke 8 dan 8.500 pasang sepatu baru telah diberikan untuk anak yatim & dhuafa. Berikut beberapa tempat yang telah mendapatkan sepatu baru :

  1. Ponpes Kanzul Umah di Tanjung Biru Cikalong Wetan
  2. Panti Sakinah Cilengkrang Ujung Berung (40 pasang sepatu)
  3. Pesantren Assuada Jl. Cijerah Bandung
  4. Duafa Wilayah Cikutra, Sidomukti dan Cigadung (163 pasang sepatu)
  5. Panti Asuhan khaerun Nisa Pasir Turi Cikutra
  6. Panti Permata Insani buah batu Bandung
  7. Ponpes Darul Falah Majalengka
  8. Panti Mutiara Bani Solihin
  9. Yayasan An Nur Cidoyang Tasikmalaya & Parigi, Ciamis
  10. Bandung Juara
  11. Panti Mitra Muslim Cigadung
  12. SMK Wika Padalarang
  13. SD Darmaga V Subang
  14. Panti Tunas Harapan Lembang
  15. Desa Langgeung Kaki Gunung Manglayang
  16. Panti Nurul Yakin di Desa Cibadak Bogor Barat
  17. SMP Semau, Nusa Tenggara Timur
  18. Yatim & Dhuafa Desa Mangunjaya Kec. Arjasari Banjaran
  19. Panti Asuhan Hikmah Mufakir Istiqomah Andir Bandung
  20. Pesantren Ibnu Katsir Pamulihan Sumedang
  21. Desa Ilwaki, Kecamatan Wetar Kabupaten Maluku Barat Daya
  22. Anak-anak Yatim Dhuafa seJatinangor
  23. Anak-anak korban kebakaran di Cisitu Bandung
  24. Yayasan Al Futuwwah Jakarta Selatan
  25. Cibungur, Cirata Kabupaten Bandung Barat
  26. SD Sindanglaka Cianjur

Menurut kamu, siapa kira-kira yang melakukan kegiatan “1000 sepatu sekolah untuk Yatim & Dhuafa”? Pada tahun 2013, tim dari Indra Dwi Purnomo mampu mengumpulkan uang 80 juta dalam waktu 2 minggu. Banyaknya dana umat yang terkumpul maka dibentuklah sahabat cita. Sahabat cita ini terus menciptakan financial sustainability yaitu bagaimana kegiatan sosial bisa berlanjut tanpa bergantung pada donasi. Sehingga pada tahun 2015 membuat usaha sacita muda yang sebagian keuntungannya akan diberikan ke sahabat cita. Slogan Sahabat cita yaitu satu langkah cinta menuju cita.

Ada yang unik dari “1000 sepatu sekolah untuk Yatim & Dhuafa” ini. Apakah itu ? “1000 sepatu sekolah untuk Yatim & Dhuafa” ini memiliki gerakan rantai manfaat yang unik dibawah naungan sahabat cita. Uniknya dimana ? Pertama, sepatu baru yang dibuat ini adalah sepatu lokal terbaik yang berasal dari industri kecil (UKM) di  Garut. Kenapa sahabat cita menggunakan UKM pengrajin sepatu dari Garut ? Harapannya ada peningkatan kualitas, peningkatan omzet dan kepercayaan pada produk lokal. Kedua, sepatu baru buatan UKM Garut ini diperuntukkan untuk Yatim & Dhuafa yang harapannya muncul semangat persaudaraan yang dapat menumbuhkan semangat belajar. Ketiga, gerakan ini berasal dari masyarakat yang harapannya menjadi media pembelajaran dan dapat berkontribusi pada pendidikann melalui gerakan sosial yang bernilai tambah.

Lalu apakah sepatu untuk anak-anak Yatim & Dhuafa akan pas di kaki mereka ? Jangan khawatir. Bukankah sepatu itu sangat personal maka ukurannya pun harus tepat dan sesuai hingga dapat digunakan. Proses pemesanan sepatu pada pengrajin memakan waktu 10 hari. Sepatu dipesan sesuai dengan kebutuhan anak-anak yang telah diverifikasi agar tepat sasaran. Jadi nama anak dan ukuran sepatu sudah melalui verifikasi.

Kriteria lokasi atau sasaran Yatim & Dhuafa yang terpilih seperti apa ? Faktor yang diperhitungkan adalah lokasi keterjangkauan perhatian masyarakat, kondisi fisik bangunan, sarana objek sumbangan, status ekonomi orangtua, pendidikan status pondok/sekolah pengelolaan, Animo pendonor pada pondok, banyaknya anak dengan status anak sekolah.

Sekarang, “1000 sepatu sekolah untuk Yatim & Dhuafa” bersama sedekah brutal sedang mengadakan kegiatan pemberian 109 sepasang sepatu untuk anaka-anak SD Negeri Padangsari Kampung Cipadangkanoman Desa Kanoman Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur. Bagi kamu yang ingin memberikan donasi sepatu baru untuk anak-anak SD di Cianjur, kamu bisa datang ke link berikut bit.ly/maknasepatubagiku Kamu juga bisa bantuk share link tersebut ke teman-teman kamu. Yuk saatnya kita berkontribusi untuk anak-anak masa depan Indonesia.

“Semakin banyak kami berbagi, semakin banyak yang kami peroleh” kata Dwi Indra Purnomo

loading...
Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*